Lebih dari Sekadar Patroli Satgas Yonif 742/SWY Berikan Tawa, Obrolan Hangat, dan Pengobatan Gratis di Ujung Wano Barat
- account_circle arash
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 8
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Wano Barat, Lanny Jaya – Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG Mobile Batalyon Infanteri 742/SWY Komando Operasi (Koops) TNI Habema dari Pos TK Andugume terus mempererat kemanunggalan dengan rakyat Papua. Satgas tidak hanya melaksanakan Patroli Keamanan (Patkam), tetapi juga menggelar Komunikasi Sosial (Komsos) yang diwarnai dengan pengobatan gratis, pembagian makanan, hingga santap siang bersama warga di Kampung Kombanu, Distrik Wano Barat. Jumat (11/9/2026)
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Komandan Pos (Danpos) Titik Kuat (TK) Andugume, Kapten Inf Aditya Tri Prasetya, S.Tr.(Han) dimana kehadiran prajurit TNI tersebut disambut hangat oleh tokoh pemuda setempat, Bapa Endi Enumbi.
Terkait kegiatan tersebut, Komandan Satgas (Dansatgas) Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 742/SWY Koops TNI Habema, Letkol Inf Dedi Risdiantoro, S.I.P., menegaskan komitmen kesatuannya dalam menjaga kedamaian sekaligus membantu kesulitan masyarakat Papua.
”Kehadiran prajurit kami di tanah Papua bukan sekadar sebagai penjaga kedaulatan negara, melainkan sebagai saudara bagi masyarakat. Melalui pendekatan kemanusiaan seperti pelayanan kesehatan dan komunikasi sosial ini, kami berharap dapat memberikan solusi nyata bagi kesulitan warga, sekaligus memastikan wilayah senantiasa aman, damai, dan kondusif dari gangguan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” tegas Letkol Inf Dedi Risdiantoro.
Pendekatan humanis sangat terasa dalam patroli kali ini. Dalam perjalanannya menuju Kampung Kombanu, personel Pos TK Andugume menyempatkan diri singgah untuk menyapa anak-anak dan membagikan makanan ringan. Setibanya di honai milik Bapa Endi Enumbi, selain berdialog, personel juga memberikan pelayanan pengobatan kepada warga sekitar. Pelayanan ini sangat krusial mengingat tim kesehatan dari Kabupaten Lanny Jaya saat ini telah kembali ke Puskesmas Wano Barat karena kehabisan stok obat-obatan.
Danpos TK Andugume, Kapten Inf Aditya Tri Prasetya, menyampaikan bahwa interaksi yang terbangun dengan masyarakat adalah wujud kepedulian tulus TNI.
”Melihat senyum anak-anak di Kampung Andugume dan hangatnya sambutan Bapa Endi di honainya, menjadi pengingat bahwa kesehatan dan kebahagiaan masyarakat adalah hal yang utama. Kami hadir untuk mengisi kekosongan, memberikan pengobatan dasar, serta mendengarkan keluh kesah mereka secara langsung sambil menyantap makan siang bersama. Ini adalah keluarga,” ungkap Kapten Aditya.
Melalui obrolan hangat tersebut, Satgas juga mendengarkan aspirasi dan dinamika terkini dari warga. Saat ini, masyarakat Kampung Kombanu tengah berfokus pada kegiatan berkebun dan proses pengambilan bantuan logistik dari Pemerintah Daerah Provinsi Papua Pegunungan. Warga juga menyampaikan bahwa mereka sedang dalam proses menyelesaikan sisa permasalahan perang suku yang sebelumnya sempat terjadi di Wamena.
Dalam kesempatan yang sama, Bapa Endi Enumbi menyatakan dukungan penuh masyarakat terhadap kehadiran aparat keamanan TNI. Ia menegaskan bahwa warga merasa nyaman dan justru menolak keberadaan simpatisan kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM). Lebih lanjut, tokoh pemuda itu mengklarifikasi isu mengenai Kampung Nenggeya yang sempat diindikasikan sebagai tempat tinggal simpatisan OPM atas nama Numbuk Telenggen. Ia memastikan bahwa tidak ada orang asing atau pihak yang berniat buruk tinggal di kampung tersebut, dan Nenggeya sangat aman serta terbuka bagi siapa saja yang ingin berkunjung.
Setelah memastikan situasi keamanan terkini, memberikan pelayanan medis, dan mempererat tali silaturahmi, Kapten Inf Aditya beserta personelnya kembali ke Pos TK Andugume dengan aman dan lengkap, siap untuk terus melanjutkan tugas pengabdian di tanah Papua.
- Penulis: arash

Saat ini belum ada komentar