Dari Oinlasi untuk Masa Depan: JENGGALA Satukan Kaum Muda, Pemerintah dan Masyarakat Hadapi Perubahan Iklim
- account_circle arash
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 2
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
NTT, TTS — Upaya mendorong keterlibatan generasi muda dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan mewujudkan kesetaraan gender terus digelorakan di Kab. Timor Tengah Selatan (TTS), Jum’at (11/9/2026).
Hal tersebut terlihat dalam kegiatan Sosialisasi Program JENGGALA (Jaringan Kaum Muda untuk Gerakan Gender dan Ketahanan Iklim Berkelanjutan) yang digelar pada pukul 08.30 WITA hingga selesai, bertempat di lokasi Kelompok Tani Tae Toh, Desa Oinlasi, Kec. Mollo Selatan, Kab. TTS.
Kegiatan yang disponsori Plan International tersebut menjadi ruang pertemuan berbagai unsur pemerintah, masyarakat, organisasi, serta tokoh lokal untuk membangun pemahaman dan kolaborasi dalam memperkuat peran kaum muda menghadapi persoalan lingkungan dan perubahan iklim secara berkelanjutan.
Dalam kegiatan tersebut, Kasdim 1621/TTS Kapten Cpl Lalu Muhamad Ridwan turut hadir memenuhi undangan. Kehadiran Kasdim menjadi bentuk dukungan terhadap berbagai upaya yang melibatkan masyarakat, khususnya generasi muda, dalam membangun ketahanan lingkungan dan sosial di wilayah TTS.
Sejumlah pejabat dan perwakilan turut menghadiri kegiatan, di antaranya utusan Plan Canada, utusan Plan Indonesia, Kepala Dinas Pertanian Provinsi NTT, Kepala Dinas PMD Kabupaten TTS, Kepala Dinas PMD Kabupaten Nagekeo, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten TTU, Kepala Bappeda Kabupaten TTS, Plt. Asisten III Sekda Kabupaten TTS, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten TTS, perwakilan SSP SoE, Camat Mollo Selatan, Kepala Desa Oinlasi, serta tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh adat Desa Oinlasi.
Kasdim 1621/TTS Kapten Cpl Lalu Muhamad Ridwan mengatakan, tantangan perubahan iklim tidak dapat dihadapi oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kerja sama antara pemerintah, masyarakat, organisasi pendamping, serta generasi muda sebagai kelompok yang memiliki peran strategis untuk menjaga keberlanjutan lingkungan.
“Program seperti JENGGALA ini sangat positif karena memberikan ruang kepada kaum muda untuk terlibat langsung dalam upaya membangun ketahanan iklim dan kehidupan masyarakat yang berkelanjutan. Kaum muda jangan hanya menjadi penerima manfaat, tetapi harus menjadi bagian dari solusi,” ujar Kapten Cpl Lalu Muhamad Ridwan.
- Penulis: arash

Saat ini belum ada komentar