Tak Kenal Lelah, Personel Kodim 1603/Sikka Pindahkan Bantuan Kemanusiaan dari Pesawat
- account_circle arash
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 2
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SIKKA-NTT. Semangat gotong royong ditunjukkan personel Kodim 1603/Sikka saat turun langsung melaksanakan proses penurunan dan pemindahan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak gempa bumi di Bandara Fransiskus Xaverius Seda Maumere, Kabupaten Sikka, Sabtu (29/8/2026).
Bantuan kemanusiaan tersebut tiba menggunakan pesawat TNI AU Hercules A-4002 Atlas. Begitu pesawat tiba, personel Kodim 1603/Sikka langsung bergerak dan bahu membahu menurunkan berbagai jenis bantuan dari pesawat untuk selanjutnya dipindahkan menuju Posko Pendukung Logistik Nasional.
Dengan mengandalkan kekompakan dan kerja sama, personel mengangkat, memindahkan, serta menata bantuan secara cepat dan terkoordinasi. Aktivitas tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan bantuan yang datang dapat segera diproses dan diteruskan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Bagi personel Kodim 1603/Sikka, kegiatan tersebut bukan sekadar proses penurunan logistik. Di balik setiap bantuan yang dipindahkan terdapat kebutuhan masyarakat yang tengah menghadapi dampak bencana. Karena itu, setiap personel bekerja dengan penuh tanggung jawab agar bantuan tidak berhenti di bandara, tetapi segera bergerak menuju sasaran.
Kegiatan gotong royong tersebut menjadi gambaran nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat dalam situasi bencana. Dengan tenaga, kekompakan, dan kepedulian, personel Kodim 1603/Sikka memastikan bantuan terus bergerak hingga nantinya sampai kepada masyarakat terdampak.
Dari landasan Bandara Fransiskus Xaverius Seda Maumere, bantuan kembali bergerak membawa harapan bagi masyarakat. Sementara di balik proses tersebut, personel Kodim 1603/Sikka terus bekerja, karena bagi mereka setiap bantuan yang berhasil dipindahkan adalah satu langkah lebih dekat menuju masyarakat yang membutuhkan.
(PENDIM 1603/SIKKA)
- Penulis: arash

Saat ini belum ada komentar