Siaga Bencana Pasca Gempa, Dandim 1603/Sikka Bagi Personel dan Perkuat Pemantauan Wilayah
- account_circle arash
- calendar_month Senin, 17 Agt 2026
- visibility 15
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
NTT-SIKKA ,Pasca gempa bumi berkekuatan M7,7 yang mengguncang wilayah Flores pada 15 Agustus 2026, Dandim 1603/Sikka Letkol Arm Denny Riesta Permana, S.Sos., M.Han., memimpin apel pagi dalam rangka kesiapsiagaan dan penanganan bencana di wilayah Kabupaten Sikka. Gempa tersebut dilaporkan menimbulkan dampak di sejumlah wilayah Flores dan sempat memicu peringatan dini tsunami Senin (17/08/2026).
Dalam arahannya, Dandim menyampaikan bahwa personel Kodim 1603/Sikka akan dibagi menjadi dua bagian untuk mendukung penanganan pascabencana. Sebagian personel akan diberangkatkan ke Pulau Palue, salah satu wilayah yang terdampak, guna membantu masyarakat dan mendukung kegiatan penanganan di lapangan.
Dandim menegaskan bahwa personel yang diberangkatkan ke Palue akan dipersiapkan dengan bekal dan kebutuhan logistik selama melaksanakan tugas di wilayah tersebut.
“Saya minta seluruh prajurit tetap siap dan selalu memonitor perkembangan bantuan yang datang. Apabila berada di lapangan dan menghadapi keterbatasan komunikasi, tetap laksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Tunjukkan bahwa TNI hadir untuk membantu dan melayani masyarakat dengan tulus dan ikhlas,” tegas Dandim.
Dandim juga mengingatkan seluruh prajurit yang bertugas di posko maupun di wilayah terdampak agar melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab. Setiap personel diharapkan mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat serta membantu proses penanganan dan pendistribusian bantuan secara tertib.
Dalam pembagian personel, sejumlah anggota bersama Pasi Ter dan Pasi Pers diarahkan untuk mendukung pelaksanaan tugas sesuai kebutuhan di lapangan. Sementara itu, para Danramil diperintahkan untuk melakukan pengecekan terhadap wilayah-wilayah yang terdampak bencana, khususnya daerah yang belum terjangkau oleh penanganan atau bantuan dari BNPB/BPBD.
“Para Danramil segera cek wilayah masing-masing. Apabila masih ada daerah yang terdampak dan belum terjangkau bantuan, segera laporkan kepada saya sehingga dapat kita tindak lanjuti dengan cepat,” ujar Dandim.
Melalui apel siaga tersebut, Kodim 1603/Sikka memastikan kesiapan personel dalam menghadapi situasi pascabencana serta memperkuat koordinasi untuk membantu masyarakat terdampak. Kesiapsiagaan ini menjadi penting mengingat Kabupaten Sikka memiliki wilayah kepulauan dan sejumlah kawasan yang membutuhkan dukungan cepat ketika terjadi bencana. Dokumen kajian risiko Kabupaten Sikka juga mencatat Palue sebagai salah satu wilayah yang memiliki potensi risiko bencana.
(PENDIM /SIKKA)
- Penulis: arash

Saat ini belum ada komentar