Logistik BNPB Kembali Tiba di Maumere, Kodim 1603/Sikka Pastikan Bantuan Siap Disalurkan
- account_circle arash
- calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
- visibility 15
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SIKKA, NTT – Personel Kodim 1603/Sikka bersama unsur TNI-Polri dan Satgas gabungan melaksanakan pengamanan sekaligus membantu proses pemindahan bantuan logistik dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang tiba menggunakan Pesawat Rimbun Air dengan nomor registrasi PK-OTO di Bandara Fransiskus Xaverius Seda Maumere, Sabtu (22/8/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya percepatan penanganan bencana gempa bumi yang berdampak terhadap masyarakat di wilayah Timur Laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, NTT, serta wilayah terdampak lainnya.
Bantuan yang diterima dari BNPB dan PT Talenta Sembada Logistik tersebut berupa tenda dan matras sebanyak 192 koli. Setibanya di Bandara Fransiskus Xaverius Seda Maumere, bantuan kemudian dipindahkan dan ditempatkan di Posko Pendukung Logistik Nasional untuk selanjutnya dilakukan pendataan dan pendistribusian sesuai kebutuhan masyarakat terdampak.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 82 personel gabungan terlibat, terdiri dari 30 personel Kodim 1603/Sikka, 10 personel Lanal Maumere, 15 personel Polres Sikka, serta 27 personel Satgas yang terdiri dari Satpom Lanud El Tari Kupang dan Yonko 466 Kopasgat.
Kehadiran personel Kodim 1603/Sikka dalam proses pemindahan dan pengamanan bantuan menjadi bagian dari komitmen TNI dalam mendukung kelancaran distribusi logistik bagi masyarakat yang terdampak bencana. Setiap bantuan yang tiba terus dikawal agar dapat segera dikelola dan disalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.
Selama proses pemindahan bantuan berlangsung, seluruh kegiatan berjalan dengan aman, tertib dan lancar. Kodim 1603/Sikka bersama unsur terkait akan terus mendukung upaya penanganan pascabencana, khususnya dalam memastikan bantuan logistik dapat diterima dan dimanfaatkan oleh masyarakat terdampak.
(PENDIM 1603/SIKKA)
- Penulis: arash

Saat ini belum ada komentar