Sinergi TNI-Polri di Gerokgak: Babinsa Satriasa Latih Paskibra Desa Pejarakan di Lapangan Arsaya Grahita
- account_circle arash
- calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
- visibility 9
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PEJARAKAN, BULELENG – Suasana pagi yang cerah di kawasan Buleleng Barat diwarnai oleh derap langkah tegap dan teriakan penuh semangat para generasi muda. Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026, Babinsa Pejarakan Sertu I Wayan Satriasa bersinergi dengan Bhabinkamtibmas Desa Pejarakan Aiptu I Wayan Sudarma menggelar latihan intensif bagi Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Desa Pejarakan.
Latihan yang dipusatkan di Lapangan Taman Desa Arsaya Grahita BD Marga Garuda, Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng tersebut dimulai tepat pukul 07.00 WITA pada Rabu (05/08/2026).
Sebanyak 10 pelajar terpilih dari SMK Nusa Dua Gerokgak di Sumberkima—yang terdiri dari 5 siswa putra dan 5 siswa putri—tampak antusias serta disiplin mengikuti setiap instruksi yang diberikan oleh jargon TNI-Polri tersebut. Gemblengan ini bertujuan untuk membentuk mental, fisik, kedisiplinan, serta kekompakan para anggota Paskibra agar mampu menjalankan tugas mulia mengibarkan Sang Saka Merah Putih pada puncak upacara detik-detik Proklamasi tingkat desa mendatang.
Kegiatan pelatihan lapangan ini turut dihadiri dan dipantau langsung oleh sejumlah tokoh serta pihak terkait, antara lain:
1. Perbekel Pejarakan
2. Bhabinkamtibmas Desa Pejarakan
3. Babinsa Desa Pejarakan
4. Kepala Banjar Dinas (KBD) Banyuwedang
5. Guru Pendamping SMK Nusa Dua Gerokgak
Dalam porsi latihan tersebut, Sertu I Wayan Satriasa bersama Aiptu I Wayan Sudarma memberikan materi Peraturan Baris Berbaris (PBB) secara konsisten dan terukur. Adapun materi pokok yang ditanamkan kepada para peserta meliputi:
* Sikap Sempurna yang Benar: Membentuk postur tubuh yang tegap, tegas, dan berwibawa.
* Kelurusan Barisan: Melatih kerapian serta keselarasan posisi baik dalam formasi bersap maupun berbanjar.
* Haluan Kanan dan Haluan Kiri: Mengasah koordinasi dan ketepatan pergerakan kelompok saat berbelok.
* Jalan di Tempat dan Langkah Tegap: Memantapkan tempo, irama langkah, dan kesetaraan gerakan tangan serta kaki.
* Buka Formasi: Menyaraskan perpindahan posisi pasukan agar transisi berjalan mulus dan rapi.
* Pengibaran Bendera: Simulasi inti mencakup penarikan, pengikatan, hingga pembentangan bendera secara presisi dan terencana.
Di sela-sela latihan, Babinsa Pejarakan Sertu I Wayan Satriasa menyampaikan bahwa latihan ini bukan sekadar mengasah kemampuan fisik dan baris-berbaris, melainkan juga sarana menanamkan nilai-nilai nasionalisme, kepemimpinan, dan rasa tanggung jawab kepada generasi muda.
“Latihan ini adalah bentuk pembinaan karakter. Kami ingin para siswa tidak hanya siap secara fisik saat mengibarkan bendera, tetapi juga memiliki jiwa patriotisme yang kuat dan rasa bangga bisa berkontribusi langsung dalam peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81,” ujar Sertu I Wayan Satriasa.
Dukungan penuh juga disampaikan oleh Pemerintah Desa Pejarakan dan pihak sekolah. Kehadiran Perbekel Pejarakan beserta guru pendamping di lapangan menjadi suntikan moral tersendiri bagi para siswa-siswi SMK Nusa Dua Gerokgak untuk memberikan performa terbaik mereka hingga hari pelaksanaan nanti. Seluruh rangkaian kegiatan latihan pada pagi hari tersebut berjalan dengan tertib, aman, dan lancar.
- Penulis: arash

Saat ini belum ada komentar