Presiden Prabowo Apresiasi Pengabdian TNI, Dandim 1618/TTU Ikuti Launching Jembatan dan Air Bersih
- account_circle arash
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 4
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
NTT-TTU. — Dandim 1618/TTU Letkol Arm Bambang Heryanto, S.Sos., mengikuti kegiatan Launching 2.500 Titik Jembatan Garuda dan 3.000 Sumber Air Bersih yang dilaksanakan secara daring bersama Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Kamis (13/08/2026). Kegiatan berlangsung di Jembatan Garuda Merah Putih, Desa Kiuola, Kecamatan Noemuti, Kabupaten Timor Tengah Utara.
Kegiatan tersebut turut dihadiri para Perwira Kodim 1618/TTU, jajaran Polres TTU, Pemerintah Daerah, Kejaksaan, Pemerintah Desa, serta tokoh masyarakat Desa Kiuola. Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi wujud sinergi dalam mendukung program pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Launching secara serentak ini menjadi momentum penting bagi TNI dalam menunjukkan kontribusi nyata melalui pembangunan infrastruktur dan penyediaan sumber air bersih. Jembatan diharapkan membuka akses masyarakat, sementara sumber air bersih menjadi penopang kebutuhan rumah tangga, pertanian, dan aktivitas warga sehari-hari.
Dalam sambutannya melalui Video Conference (Vicon), Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI dan Polri yang telah bekerja membangun berbagai fasilitas bagi kepentingan masyarakat. Presiden secara resmi meluncurkan pembangunan dan pemanfaatan ribuan jembatan serta sumber air bersih yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan dialog secara daring antara Presiden RI dengan masyarakat yang dipimpin Kepala Staf Angkatan Darat, serta dialog bersama masyarakat yang dipimpin Kapolri. Seluruh rangkaian kegiatan Launching Jembatan Garuda dan sumber air bersih berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.
Dandim 1618/TTU Letkol Arm Bambang Heryanto, S.Sos., menyampaikan bahwa berbagai fasilitas yang dibangun TNI melalui Kodim 1618/TTU merupakan bentuk pengabdian untuk membantu mengatasi kesulitan masyarakat. Menurutnya, keberadaan jembatan dan sumber air bersih bukan hanya menghadirkan fasilitas fisik, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat untuk bergerak, bekerja, dan meningkatkan kesejahteraan.
Lebih lanjut, Dandim menegaskan bahwa jajaran Kodim 1618/TTU siap mendukung serta mengawal pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dengan adanya pembangunan jembatan dan sumber air bersih tersebut, diharapkan konektivitas antarkawasan semakin terbuka, kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi, dan kualitas kehidupan warga semakin meningkat. Semangat membangun dari desa menjadi bagian penting dalam menghadirkan negara yang benar-benar dirasakan kehadirannya oleh rakyat.
(PENDIM 1618/TTU)
- Penulis: arash

Saat ini belum ada komentar