Percepatan Program Teritorial Jadi Fokus Rakor TNI AD Secara Virtual
- account_circle arash news
- calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
- visibility 6
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sumbawa Barat – Kodim 1628/Sumbawa Barat mengikuti kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Program Unggulan Bidang Teritorial yang dilaksanakan secara virtual melalui video conference (vicon), pada Senin, 20 April 2026 pukul 14.30 WITA. Kegiatan tersebut berlangsung di ruang Staf Teritorial Kodim 1628/Sumbawa Barat, Jalan Labuhan Balas No. 03, Kelurahan Bugis, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat.
Rakor tersebut dipimpin langsung oleh Aster Kasad Mayjen TNI Rachmad Zulkarnaen dan diikuti oleh jajaran satuan kewilayahan di seluruh Indonesia. Dari Kodim 1628/Sumbawa Barat, kegiatan dihadiri oleh Pasiter Lettu Arh Ahmad Abduh.
Dalam arahannya, Aster Kasad menekankan percepatan program pembangunan jembatan yang menjadi salah satu program prioritas TNI AD. Dari target 2.500 titik pembangunan jembatan, saat ini telah terealisasi 1.222 titik, sehingga masih diperlukan percepatan untuk memenuhi kekurangan 1.278 titik dengan capaian sekitar 426 titik per bulan.
Selain itu, disampaikan pula bahwa pembangunan jembatan saat ini masih menggunakan dana talangan sambil menunggu pencairan anggaran pemerintah. Program ini mendapat perhatian khusus dari Presiden Republik Indonesia, termasuk dalam hal dokumentasi kegiatan berupa video yang harus memenuhi standar kualitas yang baik.
Aster Kasad juga menekankan pentingnya mekanisme yang tertib dalam pengajuan sasaran pembangunan, mulai dari pendataan, survei lapangan, penyusunan RAB, hingga pelaksanaan. Aspek keamanan personel dan material, serta pemilihan lokasi yang tepat berdasarkan kebutuhan masyarakat dan konektivitas wilayah juga menjadi perhatian utama.
Selain program jembatan, Rakor turut membahas program SPPG Yayasan Manunggal Kartika Jaya dengan target pembangunan 1.000 titik. Saat ini sebagian telah dalam tahap persiapan, operasional, maupun proses audit. Ditekankan bahwa pembangunan SPPG harus menggunakan bangunan baru, serta perlunya dukungan satuan kewilayahan dalam percepatan operasional, termasuk rekrutmen tenaga kerja dan pengurusan sertifikasi.
Sementara itu, Kapuziad Mayjen TNI Budi Hariswanto menegaskan pentingnya koordinasi antara Satkowil dan satuan Zeni dalam memastikan pembangunan berjalan sesuai ketentuan teknis dan administratif. Ia juga mengingatkan agar kualitas pembangunan lebih diutamakan dibandingkan sekadar mengejar kuantitas, serta memastikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam membuka akses wilayah terisolir.
Di sisi lain, Kadispen TNI AD menyampaikan rencana pelaksanaan lomba karya jurnalistik guna meningkatkan kualitas dokumentasi kegiatan di lapangan. Lomba tersebut mencakup kategori video ucapan terima kasih masyarakat, proses pembangunan, serta konten jurnalistik media sosial yang informatif dan menarik.
Kegiatan Rakor berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar hingga selesai pada pukul 17.47 WITA. Secara umum, Rakor ini memberikan penekanan pada percepatan program teritorial dengan tetap mengedepankan kualitas, akuntabilitas, serta peningkatan koordinasi dan dokumentasi di lapangan.
(Pendim 1628/KSB)
- Penulis: arash news



Saat ini belum ada komentar