Dukung Konektivitas Wilayah, Progres Jembatan Perintis Garuda di Seririt Capai 2 Persen
- account_circle Rossa
- calendar_month Senin, 6 Apr 2026
- visibility 8
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SERIRIT, (06/04/2026)* — Pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang menghubungkan Desa Lokapaksa dengan Desa Ringdikit, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, terus dilaksanakan secara bertahap sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan infrastruktur wilayah guna memperlancar akses transportasi masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan pedesaan.
Pada pelaksanaan kegiatan hari Minggu, sejumlah pekerjaan fisik telah mulai dilakukan, di antaranya pemasangan bowplank penggalian pondasi tapak di tepi dekat dan tepi jauh yang telah mencapai 100 persen. Selain itu, progres pekerjaan juga terlihat pada pemasangan batu gunung lantai dasar pylon yang mencapai 19 persen, serta pemasangan besi cerucuk untuk pondasi tiang pylon dan besi angkur bandul sebesar 3 persen. Kegiatan pembesian pondasi tiang pylon dan bandul tepi dekat juga telah dimulai dengan capaian 2 persen.
Di samping itu, kegiatan dropping dan pelangsiran material turut dilaksanakan guna mendukung kelancaran pembangunan. Distribusi material di tepi dekat telah mencapai 10,5 persen, meliputi pasir, batu gunung, batu split, sirtu, papan cor, semen, dan besi. Sementara itu, distribusi material di tepi jauh mencapai 3 persen. Panjang bentangan sungai tercatat 50 meter dengan panjang total jembatan yang direncanakan mencapai 60 meter.
Secara keseluruhan, progres pembangunan Jembatan Perintis Garuda hingga saat ini mencapai 2,0 persen. Kegiatan ini melibatkan personel TNI AD dari Koramil sebanyak 6 orang dan Zibang 1 orang, serta didukung oleh partisipasi masyarakat setempat sebanyak 11 orang. Sinergi antara aparat dan warga menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran pembangunan di lapangan.
Adapun rencana pekerjaan selanjutnya meliputi pembesian pondasi tiang pylon dan bandul di tepi jauh, pelangsiran material tambahan untuk pondasi, serta pemasangan batu gunung pada lantai dasar pylon di tepi jauh. Selama pelaksanaan kegiatan, situasi di lokasi terpantau aman dan terkendali, dengan kondisi cuaca yang bervariasi dari cerah pada pagi hingga siang hari, dan hujan pada sore hari, namun tidak menghambat jalannya pekerjaan secara keseluruhan.
- Penulis: Rossa



Saat ini belum ada komentar