Tower Air Didirikan Bersama, Sumur Bor Lapeom Kian Mendekati Penyelesaian
- account_circle arash
- calendar_month Senin, 31 Agt 2026
- visibility 10
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
NTT-TTU., Semangat gotong royong kembali terlihat dalam pelaksanaan Program Bakti TNI AD Untuk Rakyat. Senin (31/08/2026), personel Kodim 1618/TTU bersama masyarakat bahu-membahu mendirikan tower air sebagai bagian dari pembangunan sumur bor di Dusun 02, Desa Lapeom, Kecamatan Insana Barat, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).
Sejak proses pekerjaan dimulai, prajurit dan warga tampak bekerja dalam satu irama. Tenaga, waktu dan kebersamaan dipadukan untuk menyelesaikan pendirian tower air dengan penuh kehati-hatian, sehingga struktur penyangga dapat berdiri dengan baik sebagai bagian penting dari sistem penyediaan air bersih.
Kegiatan tersebut tidak hanya memperlihatkan proses pembangunan sebuah fasilitas, tetapi juga menghadirkan kembali kekuatan gotong royong yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Tidak ada jarak antara personel Kodim dan warga; semuanya bekerja bersama dengan tujuan yang sama, yaitu menghadirkan sumber air yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
Pembangunan tower air menjadi salah satu tahapan penting karena berfungsi sebagai tempat penampungan air sebelum dialirkan menuju titik pelayanan masyarakat. Dengan adanya sarana tersebut, air dari sumur bor nantinya diharapkan dapat dikelola dan dimanfaatkan secara lebih efektif untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari warga.
Secara terpisah, Dandim 1618/TTU Letkol Arm Bambang Heryanto, S.Sos., menyampaikan bahwa kebersamaan antara TNI dan masyarakat menjadi kekuatan dalam setiap pelaksanaan Bakti TNI. “Apa yang kita kerjakan bersama hari ini bukan hanya mendirikan sebuah tower, tetapi juga membangun harapan agar masyarakat memiliki akses air yang lebih mudah. Karena itu, gotong royong harus terus kita jaga,” ungkapnya.
Pendirian tower air di Lapeom menjadi bagian dari perjalanan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui Program Bakti TNI AD Untuk Rakyat. Dari tangan prajurit dan warga yang bekerja bersama, sebuah penyangga air perlahan berdiri—menjadi simbol bahwa ketika TNI dan rakyat menyatukan tenaga, kebutuhan dasar masyarakat dapat diperjuangkan bersama demi kehidupan yang lebih baik.
(PENDIM 1618/TTU)
- Penulis: arash

Saat ini belum ada komentar