Dosen Pertukaran TNI AD di Australia Tekankan Integritas, Kepercayaan, dan Kerja Sama Tim dalam Kepemimpinan Militer
- account_circle arash
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 2
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
CANBERRA — Perwira Menengah TNI Angkatan Darat, Letkol Inf Yudhison Tarigan, S.Sos., MMDS., yang tengah menjalani penugasan pertukaran dosen di Command and Staff College (Sesko) Australia, dipercaya menjadi salah satu panelis dalam diskusi kepemimpinan di lingkungan satuan tempur.
Kegiatan strategis ini merupakan bagian dari rangkaian Minggu Kepemimpinan dalam program Australian Command and Staff Course 2026. Diskusi tersebut diikuti oleh 250 perwira siswa, termasuk 60 siswa internasional yang berasal dari berbagai negara di dunia.
Penunjukan Letkol Inf Yudhison Tarigan dalam forum internasional ini tidak lepas dari rekam jejak prestasinya. Perwira yang sebelumnya menjabat sebagai Danyonif Raider 900 pada tahun 2024 tersebut pernah meraih penghargaan bergengsi “Overseas Course Member Prize” saat menempuh pendidikan Sesko di Australia pada tahun 2020. Atas latar belakang dan kapabilitasnya, ia kemudian dipercaya menduduki posisi sebagai dosen pertukaran di lembaga pendidikan militer Australia tersebut.
Dalam pemaparannya di hadapan ratusan perwira internasional, Letkol Inf Tarigan menegaskan bahwa kepemimpinan militer sejati merupakan kumulatif dari Capability (kemampuan) dan Acceptability (penerimaan). Ia menekankan krusialnya menjaga integritas, memupuk trust (kepercayaan), serta memperkuat teamwork dalam dinamika satuan tempur.
Menutup sesi diskusi panel, Letkol Inf Tarigan memberikan refleksi mendalam mengenai filosofi penghormatan prajurit terhadap pimpinan. “Bila prajurit menghormati seseorang HANYA karena pangkat dan jabatan yang lebih tinggi, itu tidaklah cukup untuk membangun satuan tempur yang efektif,” tegasnya.
Bagi Letkol Inf Yudhison Tarigan, kesempatan menjalankan amanah sebagai dosen yang ditempatkan di luar negeri ini merupakan sebuah tugas, kepercayaan, serta kehormatan bagi diri, institusi, dan negara.
- Penulis: arash

Saat ini belum ada komentar