Hadir di Tengah Kesulitan Warga, Satgas Yonif 742/SWY Usap Duka Kekeringan di Kuyawage
- account_circle arash
- calendar_month Jumat, 30 Okt 2026
- visibility 8
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KUYAWAGE, LANNY JAYA – Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG Mobile Yonif 742/Satya Wira Yudha (SWY) di bawah komando Koops TNI Habema menggelar kegiatan Patroli Keamanan yang dirangkaikan dengan Komunikasi Sosial (Komsos), Pembinaan Teritorial (Binter) Terbatas, serta Pelayanan Kesehatan bagi warga Kampung Wangun, Distrik Kuyawage, Kabupaten Lanny Jaya, Provinsi Papua Pegunungan, Jumat (30/10/2026).
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Komandan Tim Tempur (Dantimpur) 3 Pos/TK Ninggiyagin, Sertu Reynaldi Anderies Tobu, bertujuan untuk memastikan stabilitas keamanan wilayah sekaligus mengulurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Dalam patroli tersebut, tim berinteraksi langsung dengan warga yang tengah berkebun. Di tengah keterbatasan, para prajurit menjumpai Mama Mika Talenggeng, seorang warga setempat yang menyampaikan keluhan terkait bencana kekeringan yang sedang melanda Kampung Wangun. Bencana alam tersebut mengakibatkan warga mengalami kekurangan bahan pangan. Menanggapi kondisi memprihatinkan tersebut, personel Satgas Yonif 742/SWY menyerahkan bantuan logistik punggung yang dibawa prajurit guna meringankan beban pangan warga, diselingi dengan pemberian pelayanan kesehatan secara gratis.
Atas terselenggaranya kegiatan kemanusiaan ini, Dan TK Ninggiyagin, Lettu Inf Sahli, menyampaikan bahwa kehadiran prajurit di tengah masyarakat tidak hanya fokus pada aspek keamanan, tetapi juga membawa misi kemanusiaan.
Kami hadir di tengah-tengah masyarakat Kampung Wangun bukan sekadar untuk menjaga stabilitas keamanan, melainkan untuk menjadi bagian dari solusi atas persoalan yang dihadapi warga. Ketika mendengar sanak saudara kita di sini mengalami kesulitan bahan pangan akibat kekeringan, sudah menjadi kewajiban moral kami untuk saling berbagi dan mengulurkan tangan. Senyum serta rasa aman masyarakat adalah prioritas utama kami, ungkap Lettu Inf Sahli.
Sementara itu, Komandan Satgas (Dansatgas) Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 742/SWY Koops TNI Habema, Letkol Inf Dedi Risdiantoro, S.I.P., menegaskan pentingnya pendekatan humanis dan berkesinambungan di wilayah Papua Pegunungan.
Pendekatan teritorial yang responsif dan humanis merupakan kunci utama dalam membangun kepercayaan serta kemanunggalan TNI dengan rakyat. Bantuan logistik dan pelayanan kesehatan yang kami berikan di Distrik Kuyawage diharapkan dapat meringankan beban warga di tengah dampak fenomena kekeringan. Kami akan terus berkomitmen hadir memberikan rasa aman, mendampingi, dan merangkul masyarakat secara berkelanjutan, tegas Letkol Inf Dedi Risdiantoro, S.I.P.
Kegiatan patroli diawali dengan pemeriksaan kesiapan prajurit di Pos TK Ninggiyagin, dilanjutkan dengan penyisiran taktis sejauh kurang lebih 6 kilometer hingga memasuki kawasan Kampung Wangun dan Kampung Wupaga guna memastikan area bersih dari potensi gangguan keamanan.
Melalui kegiatan teritorial terbatas serta interaksi sosial yang ramah, Satgas Yonif 742/SWY berupaya mengatasi hambatan komunikasi dan rasa canggung warga, sekaligus mendorong peningkatan aksesibilitas serta ketahanan masyarakat di daerah pedalaman Papua Pegunungan.
(Pen Satgas 742)
- Penulis: arash

Saat ini belum ada komentar