Revitalisasi SMK Singamandawa Terus Dikebut, Babinsa Pantau Progres Pembangunan
- account_circle arash
- calendar_month 6 jam yang lalu
- visibility 2
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Gianyar – Samplangan, Selasa (27/10/2026) Progres revitalisasi SMK Singamandawa di Kelurahan Samplangan, Kabupaten Gianyar, kini mencapai 78,47 persen. Babinsa Kelurahan Samplangan Koramil 1616-01/Gianyar, Serka I Komang Yudiartana, turun langsung melaksanakan monitoring dan pendampingan guna mendukung percepatan pembangunan fasilitas pendidikan tersebut.
Kegiatan ini merupakan bagian dari kerja sama percepatan rehabilitasi dan revitalisasi satuan pendidikan antara Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dengan TNI Angkatan Darat (TNI AD) melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS). Dalam program tersebut, Babinsa berperan sebagai pendamping sekaligus fasilitator di tingkat lapangan untuk membantu kelancaran pelaksanaan pembangunan di wilayah binaan.
Dalam pelaksanaannya, Serka I Komang Yudiartana melakukan pemantauan terhadap perkembangan pekerjaan serta mendukung koordinasi dan semangat gotong royong bersama unsur terkait. Kehadiran Babinsa diharapkan dapat membantu mengoptimalkan pelaksanaan kegiatan, mendorong percepatan pekerjaan, serta mendukung penyelesaian pembangunan sesuai tahapan yang telah direncanakan.
Adapun revitalisasi SMK Singamandawa mencakup rehabilitasi ruang praktik siswa (RPS), pembangunan dua unit ruang kelas baru, pengecatan ruang kelas lainnya, serta pengadaan perabot ruang kelas. Pembenahan berbagai fasilitas tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman dan representatif sekaligus menunjang peningkatan kualitas pendidikan dan keterampilan para siswa.
Berdasarkan hasil monitoring di lapangan, pekerjaan revitalisasi saat ini telah mencapai 78,47 persen. Sejumlah tahapan pengerjaan terus berlangsung, di antaranya pengamplasan dinding ruang praktik siswa sebagai persiapan plamir serta pembuatan tangga. Sementara itu, pembangunan dua ruang kelas baru memasuki tahap pengerjaan plamir dinding, pemasangan plafon, dan pemasangan keramik lantai.
Capaian tersebut menjadi bagian penting dalam proses percepatan pembangunan fasilitas pendidikan. Melalui monitoring secara berkala, perkembangan pekerjaan dapat diketahui secara langsung, sekaligus menjadi sarana untuk mendukung koordinasi dan mengantisipasi kendala yang berpotensi menghambat penyelesaian pembangunan.
(Pendim 1616/Gianyar)
- Penulis: arash

Saat ini belum ada komentar