Jangkau Kampung Terpencil, Prajurit Yonif 742/SWY Hadir Membantu Kebutuhan Kesehatan Warga Lanny Jaya
- account_circle arash
- calendar_month Rabu, 21 Okt 2026
- visibility 8
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
WANO BARAT, LANNY JAYA— Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG Mobile Yonif 742/SWY Komando Operasi (Koops) TNI Habema kembali menunjukkan kepedulian nyata kepada masyarakat pedalaman Papua melalui kegiatan Patroli Keamanan (Patkam) yang dipadukan dengan Komunikasi Sosial (Komsos) dan pelayanan kesehatan di Kampung Andugume, Distrik Wano Barat, Kab. Lanny Jaya Papua Pegunungan. Rabu (21/10).
Kegiatan teritorial terbatas ini dipimpin langsung oleh Bintara Pelatih (Batih) Titik Kuat (TK) Andugume, Sertu Gregorius Yohanes Geli Wada. Langkah ini diambil untuk memastikan stabilitas keamanan daerah setempat sekaligus merespons kebutuhan mendasar masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan dan sosial.
Danpos TK Andugume, Kapten Inf Aditya Tri Prasetya, S.Tr.(Han)., menyampaikan bahwa kehadiran prajurit di tengah perkampungan warga tidak hanya berfokus pada pengamanan wilayah, tetapi juga mengedepankan pendekatan humanis dan kepedulian antarsesama.
Kegiatan patroli ini kami kemas dengan pendekatan kekeluargaan. Selain memastikan situasi kampung tetap aman dan kondusif, kami juga menerjunkan tenaga kesehatan Satgas untuk memeriksa kondisi warga secara langsung. Kami ingin kehadiran TNI betul-betul membawa manfaat dan rasa aman bagi saudara-saudara kita di Distrik Wano Barat, ujar Danpos Kapten Inf Aditya Tri Prasetya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pengecekan kelengkapan personel dan materiil di Pos TK Andugume. Usai persiapan matang, tim bergerak menyusuri pemukiman warga secara terukur dan penuh kewaspadaan.
Di perjalanan, personel Satgas menyapa Bapa Limiton Talenggeng dan keluarga yang sedang membelah kayu. Mengetahui adanya keluhan kesehatan, Sertu Nasrul Wahab selaku tenaga kesehatan pos langsung melakukan pemeriksaan medis dan memberikan penanganan awal.
Rombongan kemudian melanjutkan interaksi hangat bersama warga lainnya, di antaranya Bapa Lukas Talenggeng serta Bapa Lianus Talenggeng.
Dari hasil komunikasi sosial tersebut, diketahui bahwa masyarakat setempat sudah mulai aktif kembali berkebun dan mencari kayu di hutan seiring kondisi cuaca yang membaik. Namun, warga mengungkapkan masih sangat membutuhkan bantuan pengobatan gratis dari personel Satgas karena terbatasnya akses fasilitas medis dan minimnya ketersediaan obat-obatan di wilayah tersebut. Kendala bahasa daerah yang sering dijumpai dalam berinteraksi tidak surut menjadi penghalang bagi para prajurit untuk terus merangkul warga.
Menanggapi kegiatan tersebut, Dansatgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 742/SWY, Letkol Inf Dedi Risdiantoro, S.I.P., memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif dan dedikasi jajarannya di lapangan.
Kehadiran Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 742/SWY di tanah Papua bertujuan utama untuk mengayomi, melayani, serta memberikan rasa aman kepada seluruh lapisan masyarakat.
Kegiatan Komsos dan bakti kesehatan yang dilaksanakan oleh anggota Pos TK Andugume merupakan bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami commit akan selalu siap membantu kesulitan warga, khususnya di daerah terpencil yang membutuhkan uluran tangan, tegas Dansatgas Letkol Inf Dedi Risdiantoro.
Seluruh rangkaian kegiatan patroli keamanan dan komunikasi sosial ditutup dengan pengecekan akhir personel maupun materiil di Pos TK Andugume. Kegiatan berjalan lancar, tertib, dan aman tanpa ada halangan berarti.
(Pen Satgas 742)
- Penulis: arash

Saat ini belum ada komentar