Babinsa dan Basarnas Bersinergi Evakuasi Lansia yang Ditemukan di Jurang Desa Sangkan Gunung
- account_circle arash
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 5
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KARANGASEM – Babinsa Desa Sangkan Gunung Koramil 1623-04/Sidemen, Serka I Nengah Sukarta, bersama tim gabungan dari sejumlah instansi terkait melaksanakan evakuasi seorang warga yang ditemukan meninggal dunia di dasar jurang di Banjar Dinas Dukuh, Desa Sangkan Gunung, Kecamatan Sidemen, Kabupaten Karangasem, Minggu (18/10/2026).
Korban diketahui berinisial I Made T, seorang laki-laki berusia 75 tahun. Jenazah korban ditemukan oleh pihak keluarga sekitar pukul 10.30 Wita di dasar jurang dengan kedalaman diperkirakan mencapai 45 meter. Lokasi penemuan tersebut berjarak kurang lebih satu kilometer dari tempat tinggal korban.
Peristiwa ini bermula ketika korban diketahui meninggalkan rumah pada Sabtu malam (17/10/2026), sekitar pukul 23.30 Wita. Namun, hingga Minggu pagi, korban belum kembali ke rumah sehingga menimbulkan kekhawatiran pihak keluarga.
Keluarga kemudian berupaya mencari keberadaan korban di sekitar lingkungan tempat tinggalnya. Dalam proses pencarian tersebut, korban akhirnya ditemukan di dasar jurang dalam kondisi meninggal dunia.
Mengetahui kejadian itu, pihak keluarga segera melaporkannya kepada Kepala Wilayah (Kawil) setempat, Babinsa Desa Sangkan Gunung, dan Polsek Sidemen. Keluarga juga menghubungi Basarnas untuk meminta bantuan dalam proses evakuasi mengingat kondisi medan yang cukup sulit dan lokasi korban berada di dasar jurang.
Menindaklanjuti laporan tersebut, personel gabungan segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Proses evakuasi melibatkan Tim Basarnas Kabupaten Karangasem, BPBD Kabupaten Karangasem, personel Inafis Polres Karangasem, Polsek Sidemen, Babinsa Desa Sangkan Gunung, Kawil Dusun Dukuh, serta masyarakat setempat.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk mempercepat proses evakuasi dengan tetap memperhatikan keselamatan petugas di lapangan. Kondisi jurang yang memiliki kedalaman sekitar 45 meter menjadi tantangan tersendiri bagi tim dalam menjangkau lokasi korban dan mengangkat jenazah ke tempat yang lebih mudah diakses.
Babinsa Desa Sangkan Gunung Serka I Nengah Sukarta turut berkoordinasi dengan aparat kewilayahan, petugas kepolisian, dan tim penyelamat guna mendukung kelancaran penanganan di lokasi kejadian.
Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban diketahui merupakan seorang lansia yang memiliki riwayat gangguan kejiwaan dan disabilitas intelektual. Informasi tersebut menjadi bagian dari keterangan awal yang disampaikan keluarga kepada petugas dalam proses penanganan peristiwa.
Meski demikian, penyebab pasti korban terjatuh ke jurang belum dapat dipastikan berdasarkan informasi yang tersedia. Penanganan lebih lanjut diserahkan kepada pihak berwenang sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Peristiwa ini menjadi perhatian bagi keluarga dan masyarakat sekitar, terutama dalam meningkatkan pengawasan serta perhatian terhadap anggota keluarga lanjut usia yang membutuhkan pendampingan khusus.
Keterlibatan Babinsa, aparat kepolisian, tim penyelamat, pemerintah kewilayahan, dan masyarakat menunjukkan pentingnya koordinasi lintas instansi dalam menangani situasi darurat di lingkungan masyarakat.
Dengan adanya kerja sama seluruh unsur terkait, proses penanganan kejadian dapat dilakukan secara terkoordinasi. Selanjutnya, pihak berwajib menangani peristiwa tersebut untuk proses lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.
- Penulis: arash

Saat ini belum ada komentar