Dari Pulau Messah, SPPG 3T Hadir Perkuat Upaya Percepatan Penanganan Stunting
- account_circle arash
- calendar_month 20 jam yang lalu
- visibility 3
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MANGGARAI BARAT – Kepedulian terhadap pemenuhan gizi masyarakat dan upaya percepatan penanganan stunting terus mendapat perhatian di wilayah pesisir dan kepulauan Manggarai Barat.
Hal tersebut terlihat dalam kegiatan peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) 3T serta kegiatan terkait prevalensi stunting tinggi yang berlangsung di Pulau Messah, Desa Pasir Putih, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Jumat (2/10/2026) pukul 09.30 WITA.
Kegiatan tersebut turut dimonitor oleh Babinsa Koramil 1630-01/Komodo, Sertu Saidin, sebagai bentuk kehadiran aparat kewilayahan dalam mendukung program pemerintah yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan.
Dari jajaran Kodim 1630/Manggarai Barat, kegiatan tersebut turut dihadiri Pjs. Danramil 1630-01/Komodo dan Babinsa Desa Pasir Putih.
Peresmian SPPG 3T menjadi momentum penting bagi masyarakat Pulau Messah. Kehadiran layanan tersebut diharapkan dapat memperkuat akses pemenuhan gizi, terutama bagi anak-anak dan kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penyambutan melalui tarian daerah, dilanjutkan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, pembukaan oleh pembawa acara, serta doa bersama.
Selanjutnya, kegiatan diisi dengan sambutan Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, S.T., sebelum dilaksanakan prosesi peresmian SPPG 3T secara serentak di 16 wilayah Indonesia bagian timur yang ditandai dengan pengguntingan pita.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan dialog dan pengarahan dari Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Pusat, Dr. Sudaryono, serta interaksi secara virtual melalui Zoom. Rangkaian kegiatan ditutup dengan foto bersama.
Bagi Babinsa, kehadiran di tengah kegiatan masyarakat bukan sekadar menjalankan tugas pemantauan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi dan memastikan setiap program yang menyentuh masyarakat dapat berjalan dengan baik di wilayah binaan.
“Kehadiran Babinsa di wilayah kepulauan menjadi wujud komitmen TNI untuk terus bersama masyarakat, mendukung program pemerintah, serta ikut mendorong terwujudnya generasi yang sehat dan berkualitas,” demikian semangat yang tercermin dalam kegiatan tersebut.
Melalui sinergi antara pemerintah, TNI, BGN, pemerintah desa, tenaga kesehatan, yayasan, serta seluruh unsur terkait, SPPG 3T di Pulau Messah diharapkan menjadi bagian dari langkah nyata menghadirkan pelayanan pemenuhan gizi yang lebih dekat dan mudah dijangkau masyarakat.
- Penulis: arash

Saat ini belum ada komentar