Evaluasi Dana Desa 2026 di TTS, Kasdim 1621/TTS Dorong Pengelolaan Anggaran yang Tepat Sasaran
- account_circle arash
- calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
- visibility 13
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
NTT, TTS — Pengelolaan keuangan dan pembangunan desa di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) mendapat perhatian dalam kegiatan Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa Tahun 2026 yang digelar di Aula Mutis, Jalan Piet A. Tallo, SH, Kelurahan Karang Sirih, Kecamatan Kota SoE, Selasa (29/9/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.15 WITA tersebut dihadiri sekitar 100 peserta dan melibatkan 130 kepala desa se-Kabupaten TTS, bersama jajaran pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta unsur TNI dan instansi terkait.
Sejumlah pejabat yang hadir antara lain Sekda Kabupaten TTS Drs. Seperius E. Sipa, M.Si., Kepala Perwakilan BPKP NTT Kapsari, Anggota Komisi IV DPD RI Hilda Manafe, Kepala KPPN Kupang Delfiana Lase, Kasdim 1621/TTS Kapten Cpl Lalu Muhamad Ridwan, Kasatreskrim Polres TTS Iptu I Made Yasa, Kasi Intel Kejari SoE Semri Langi, SH, serta Kadis PMD Kabupaten TTS Jhon Chr. Mella, M.Si.
Dalam sambutannya, Sekda TTS menegaskan bahwa evaluasi tersebut bukan bertujuan untuk mencari kesalahan, melainkan memastikan pengelolaan pemerintahan dan pembangunan desa berjalan sesuai ketentuan.
Evaluasi diarahkan untuk melihat kesesuaian perencanaan APBDes dengan RPJMDes dan hasil Musyawarah Desa (Musdes), memastikan pembangunan dilaksanakan tepat sasaran, tepat waktu dan tepat mutu, serta memastikan penatausahaan dan pelaporan keuangan melalui Siskeudes berjalan tertib dan dapat dipertanggungjawabkan.
Kasdim 1621/TTS Kapten Cpl Lalu Muhamad Ridwan turut memberikan perhatian terhadap pentingnya sinergi seluruh pihak dalam mengawal pengelolaan Dana Desa.
“Evaluasi seperti ini penting untuk memastikan setiap program yang direncanakan pemerintah desa benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Pengelolaan anggaran harus dilakukan secara tertib, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan, sementara pembangunan harus memperhatikan kebutuhan serta skala prioritas masyarakat desa,” ujar Kapten Cpl Lalu Muhamad Ridwan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan plakat, foto bersama, diskusi dan tanya jawab, serta pemberian apresiasi kepada kepala desa terbaik. (Pen1621)
- Penulis: arash

Saat ini belum ada komentar