Sambut Tumpek Uye, Babinsa Bresela Bersama Warga Lepas Burung dan Tebar Bibit Ikan
- account_circle arash
- calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
- visibility 10
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Gianyar – Payangan, Sabtu (5/9/2026) Menjaga alam bukan sekadar pesan, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata. Semangat tersebut terlihat di Wantilan Desa Adat Bresela, Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar, saat masyarakat menyambut Hari Raya Suci Tumpek Uye melalui kegiatan yang sarat makna pelestarian lingkungan.
Babinsa Bresela Koramil 1616-07/Payangan Pelda I Wayan Budiarta turut hadir bersama Kepala Desa Bresela beserta staf, Bendesa Desa Adat Bresela, Ketua BPD beserta staf, para guru dan siswa sekolah dasar serta para kepala kewilayahan dari tiga banjar se-Desa Bresela. Kegiatan diawali dengan persembahyangan bersama sebagai ungkapan syukur sekaligus memohon kelancaran seluruh rangkaian kegiatan.
Tumpek Uye atau Tumpek Kandang merupakan hari suci umat Hindu untuk memuliakan dan menyayangi binatang sebagai wujud syukur kepada Sang Hyang Widhi Wasa dalam manifestasi-Nya sebagai Sang Hyang Rare Angon. Nilai tersebut kemudian diwujudkan melalui kepedulian nyata terhadap lingkungan dan keberlangsungan makhluk hidup.
Salah satu bentuk nyata dalam kegiatan tersebut adalah pelepasan burung ke alam liar dan penebaran bibit ikan ke sungai. Aksi ini diharapkan dapat membantu menjaga keseimbangan ekosistem, mempertahankan keberadaan satwa di habitatnya serta mencegah berkurangnya populasi hewan akibat kerusakan lingkungan.
Kepala Desa Bresela dalam sambutannya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan melestarikan lingkungan. “Kita bersama-sama menjaga dan melestarikan lingkungan, kita menjaga lingkungan dan lingkungan akan menjaga kita,” pesannya. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi bagi para siswa agar kepedulian terhadap alam tumbuh sejak dini.
Melalui kehadirannya, Babinsa Bresela turut mendukung kegiatan masyarakat yang mengedepankan nilai keagamaan, budaya dan kepedulian lingkungan. Tumpek Uye pun menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran bersama bahwa menjaga kelestarian alam berarti menjaga kehidupan untuk generasi mendatang.
(Pendim 1616/Gianyar)
- Penulis: arash

Saat ini belum ada komentar