Perkuat Tata Kelola Binter, Koramil Payangan Ikuti Wasgiat Ketatalaksanaan Binter TA 2026
- account_circle arash
- calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
- visibility 10
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Gianyar – Payangan, Kamis (3/9/2026) Ketepatan data menjadi salah satu fondasi penting dalam pelaksanaan pembinaan teritorial. Bertempat di Makoramil 1616-07/Payangan, Jalan Raya Payangan, Desa Puhu, Kecamatan Payangan, dilaksanakan Pengawasan Kegiatan (Wasgiat) Ketatalaksanaan Binter TA 2026 dengan tema “Mewujudkan Data Teritorial yang Valid, Faktual, Akurat dan Terpercaya guna Mewujudkan Ruang, Alat dan Kondisi (RAK) Juang yang Tangguh.”
Mengawali kegiatan, Danramil 1616-07/Payangan Kapten Inf Karel Aldris Pangemanan menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Wasgiat sekaligus menyambut kedatangan Tim Wasgiat Ketatalaksanaan Binter. Ia menekankan agar seluruh anggota, khususnya Babinsa dan operator Koramil, memanfaatkan kegiatan tersebut untuk memahami setiap petunjuk dan evaluasi yang diberikan.
Danramil juga mengingatkan agar hal-hal yang belum dipahami dapat langsung dikonsultasikan kepada tim pengawas. Dengan demikian, tata kelola administrasi dan produk pembinaan teritorial di Koramil dapat dilaksanakan secara tertib serta sesuai dengan petunjuk teknis dan SOP yang berlaku.
Sementara itu, Pasi Bhakti TNI Siterrem 163/Wira Satya Kapten Inf Marjuli menegaskan bahwa ketatalaksanaan Binter merupakan bagian penting dalam manajemen teritorial. Produk yang dihasilkan tidak hanya menjadi pedoman dalam pelaksanaan kegiatan, tetapi juga menjadi bahan masukan dalam penyusunan Sistem Perencanaan dan Pengendalian Binter (Sisrendal Binter) di tingkat Kodim.
Ia menjelaskan, setiap Apkowil harus mampu melaksanakan pengumpulan data teritorial meliputi geografi, demografi, dan kondisi sosial secara valid, melakukan analisa terhadap perkembangan kejadian di wilayah, menyusun rencana kegiatan Binter yang aplikatif, serta membuat laporan kegiatan secara tertib dan akurat.
Dalam kesempatan tersebut, Kapten Inf Marjuli turut menekankan peran Babinsa sebagai ujung tombak satuan kewilayahan. Berbagai hal menonjol yang terjadi di wilayah harus terus dipantau dan dilaporkan karena Babinsa memiliki pemahaman langsung terhadap kondisi masyarakat dan lingkungan binaannya.
Memasuki musim kemarau yang berkepanjangan, seluruh anggota juga diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap wilayah yang rawan terjadi kebakaran. Koordinasi lintas sektoral perlu terus diperkuat sehingga setiap potensi permasalahan di wilayah dapat diantisipasi dan ditangani secara cepat.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan produk Ketatalaksanaan Binter. Pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari evaluasi untuk memastikan administrasi, tabulasi data, serta produk Binter yang dimiliki Koramil telah disusun secara benar dan sesuai ketentuan.
Kegiatan tersebut dihadiri Pasi Bhakti TNI Siterrem 163/Wira Satya Kapten Inf Marjuli, Pasiterdim 1616/Gianyar Kapten Kav Athar, Danramil 1616-07/Payangan Kapten Inf Karel Aldris Pangemanan, Ba Data Binwanwil Siterrem 163/Wira Satya Serma I Gede Fera Ariyudha Jelantik, serta anggota Koramil 1616-07/Payangan.
- Penulis: arash

Saat ini belum ada komentar