Kapten Czi Ida Made Putra: Pendampingan Sektor Pertanian Merupakan Bentuk Nyata Pengabdian TNI Kepada Rakyat
- account_circle arash
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 1
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JEMBRANA – Komando Distrik Militer (Kodim) 1617/Jembrana terus memperkuat komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional di wilayah Kabupaten Jembrana. Hal tersebut diwujudkan melalui kehadiran Perwira Seksi Operasi (Pasi Ops) Kodim 1617/Jembrana, Kapten Czi Ida Made Putra, yang mewakili Dandim 1617/Jembrana dalam kegiatan Panen Bersama Varietas Padi MRCL 219 di Subak Berawantangi, Desa Tukadaya, Kecamatan Melaya.
Kegiatan panen raya yang diselenggarakan oleh Yayasan Dibia Amerta pimpinan Kade Sudiana, S.E., S.Pd., M.M., M.Pd. tersebut dihadiri oleh jajaran pemangku kepentingan tingkat provinsi dan daerah, termasuk perwakilan Menteri Pertanian RI/BRMP Bali Dr. drh. I Made Rai Yasa, M.P., Plt. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jembrana, Ketua HKTI Provinsi Bali Made Muliawan Arya, jajaran Forkopimcam, serta puluhan anggota Subak Berawantangi.
Mewakili Dandim 1617/Jembrana, Kapten Czi Ida Made Putra menyampaikan bahwa keterlibatan jajaran TNI AD dalam pengawalan dan pendampingan sektor pertanian merupakan perintah langsung pimpinan guna memastikan kedaulatan pangan warga tetap terjaga secara optimal.
“Kodim 1617/Jembrana akan selalu siap bersinergi dengan dinas terkait, kelompok tani, maupun elemen masyarakat dalam menyukseskan berbagai program pertanian. Kehadiran babinsa dan jajaran prajurit di lapangan adalah untuk memastikan para petani mendapatkan dukungan penuh selama proses tanam hingga panen,” tegas Kapten Czi Ida Made Putra.
Lebih lanjut, Pasi Opsdim 1617/Jembrana memberikan apresiasi atas keberhasilan panen padi varietas unggul MRCL 219 di wilayah Subak Berawantangi. Penggunaan varietas unggul ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas hasil panen serta kesejahteraan para petani tempatan secara berkesinambungan.
Seluruh rangkaian kegiatan panen bersama yang diikuti sekitar 75 orang peserta tersebut berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar.
- Penulis: arash

Saat ini belum ada komentar