Babinsa Sanggalangit Laksanakan Pendampingan Hanpangan di Subak Sawah Dusun Tukad Pule
- account_circle arash
- calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
- visibility 15
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BULELENG, SANGGALANGIT – Upaya memperkuat ketahanan pangan (Hanpangan) lokal terus digelorakan oleh jajaran TNI di wilayah pelosok. Pada Sabtu pagi, 23 Agustus 2026, Babinsa Sanggalangit, Serda I Gede Wiratmaja, turun langsung ke sawah untuk memantau sekaligus mendampingi warga dalam proses penanaman jagung di Dusun Tukad Pule, Desa Sanggalangit, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng.
Tiba di lokasi sekitar pukul 08.15 WITA, Serda I Gede Wiratmaja menyapa dan membantu para petani di lahan Subak Sawah milik I Komang Swardika (58). Di atas lahan seluas 4 hektar tersebut, semangat kebersamaan terlihat jelas saat Babinsa dan warga bahu-membahu menanam benih jagung varietas Arumba.
Kegiatan pendampingan ini hadir sebagai bentuk sinergi nyata antara TNI AD dan para petani di desa binaan. Selain memastikan proses tanam berjalan lancar, kehadiran Babinsa bertujuan memberikan dorongan moral serta mengawal keberlanjutan program ketahanan pangan di tingkat desa.
“Kehadiran kami di sini adalah untuk memotivasi para petani agar tetap semangat mengolah lahan. Pemantauan Hanpangan ini fokus pada optimalisasi potensi lokal demi terciptanya kemandirian pangan di wilayah Sanggalangit,” ujar Serda I Gede Wiratmaja di sela-sela usahanya membantu penanaman.
Pilihan menanam varietas Arumba bukan tanpa alasan. Jagung jenis ini dikenal memiliki produktivitas yang baik serta cocok dengan kondisi tanah setempat. Hasil panen dari lahan ini nantinya akan dipasarkan langsung untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di sekitar Desa Sanggalangit dan sekitarnya.
I Komang Swardika, pemilik lahan, menyambut hangat pendampingan ini. Bersama tiga orang warga masyarakat lainnya yang turut membantu, mereka merasa terbantu dengan kehadiran Babinsa yang tak ragu untuk ikut kotor-kotoran di sawah.
Seluruh rangkaian kegiatan penanaman jagung ini berjalan dengan lancar, tertib, dan aman hingga selesai pada pukul 09.45 WITA. Kerjasama yang erat ini diharapkan mampu menjaga ketersediaan stok pangan lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi para petani di Kecamatan Gerokgak.
- Penulis: arash

Saat ini belum ada komentar