Kebersamaan TNI dan Masyarakat Warnai Resepsi Pernikahan Prajurit Kodim 1608/Bima
- account_circle arash
- calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
- visibility 12
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Bima – Suasana khidmat dan penuh kebersamaan mewarnai resepsi pernikahan Serka Hermansyah dengan Jhoty Novita Putri, Amd.Keb., yang digelar di Lapangan Nggarorangga, Desa Nipa, Kecamatan Ambalawi, Kabupaten Bima, Minggu (2/8/2026). Acara diawali dengan prosesi adat militer Sangkur Pora yang dilaksanakan oleh personel Kodim 1608/Bima sebagai bentuk penghormatan dan tradisi bagi prajurit yang memasuki kehidupan berumah tangga.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasdim 1608/Bima, Kalak BPBD Kabupaten Bima, Camat Ambalawi Arsyad, S.E., Danramil 1608-06/Wawo, para Perwira Staf Kodim 1608/Bima, kepala UPT, para kepala desa se-Kecamatan Ambalawi, anggota Koramil 1608-06/Wawo, serta keluarga besar kedua mempelai. Prosesi dilanjutkan dengan pemasangan cincin dan penyerahan seperangkat pakaian Persit oleh Danramil 1608-06/Wawo beserta istri, kemudian sesi foto bersama dan pemberian doa restu kepada kedua mempelai.
Kehangatan acara semakin terasa saat seluruh tamu undangan memberikan ucapan selamat dan doa terbaik bagi kedua mempelai. Rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan penuh kekeluargaan, mencerminkan eratnya hubungan antara keluarga besar TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat dalam memberikan dukungan dan kebahagiaan kepada pasangan yang memulai kehidupan baru.
Kasdim 1608/Bima dalam kesempatan tersebut menyampaikan harapannya agar kedua mempelai mampu membangun rumah tangga yang harmonis dan menjadi teladan di tengah masyarakat. “Tradisi Sangkur Pora bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi simbol kehormatan, kebersamaan, dan doa agar setiap prajurit mampu menjalankan tugas negara sekaligus membina keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah. Semoga kedua mempelai senantiasa diberi kebahagiaan, kekuatan, dan keberkahan dalam mengarungi kehidupan rumah tangga,” ungkapnya.
Seluruh rangkaian resepsi dan prosesi Sangkur Pora berakhir pada pukul 17.14 WITA dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Momen tersebut menjadi bukti kuatnya nilai kekeluargaan dan solidaritas di lingkungan Kodim 1608/Bima, sekaligus mempererat hubungan antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.
- Penulis: arash

Saat ini belum ada komentar