Sinergi Pemerintah dan Masyarakat, Kemitraan Konservasi Taman Nasional Tambora Resmi Dimulai
- account_circle arash
- calendar_month 3 menit yang lalu
- visibility 1
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Dompu, NTB – Komitmen menjaga kelestarian kawasan Taman Nasional Tambora terus diperkuat melalui penandatanganan Kesepakatan Konservasi antara Kepala Balai Taman Nasional Tambora dengan Kepala Desa Tolokalo, Kecamatan Kempo, Kabupaten Dompu. Kegiatan yang dirangkaikan dengan pembahasan Draft Perjanjian Kerja Sama (PKS) penyelesaian areal terbangun dan kemitraan konservasi tersebut berlangsung pada Rabu (29/7/2026) di SDN 21 Kempo, Dusun Tompo Jaya, Desa Tolokalo.
Acara yang dimulai pukul 09.00 Wita ini dipimpin oleh Kepala Balai Taman Nasional Tambora Abdul Ajis Bakry, S.Pi., M.Si., dan dihadiri Camat Kempo Drs. Budi Rahman, Danramil Kempo Kapten Czi Arif Budimansyah, Kapolsek Kempo Iptu Agustamin, S.H., Kepala Desa Tolokalo Sukardin, S.E., Kepala Sekolah SDN 21 Kempo, Kepala Dusun Tompo Jaya Hasanudin, Ketua Kelompok Tani Hutan So Tompo Jaya, Ketua Kelompok Oi Katebe, serta para siswa dan siswi SDN 21 Kempo.
Agenda utama kegiatan meliputi penandatanganan Kesepakatan Konservasi antara Balai Taman Nasional Tambora dan Pemerintah Desa Tolokalo sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga kawasan konservasi. Selain itu, dilakukan pembahasan Draft Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait penyelesaian areal terbangun yang berada pada zona pemanfaatan kawasan Taman Nasional Tambora.
Kesepakatan tersebut diharapkan menjadi landasan dalam membangun kemitraan yang harmonis antara pemerintah dan masyarakat sekitar kawasan hutan. Melalui kerja sama ini, upaya perlindungan dan pemulihan ekosistem dapat berjalan beriringan dengan pemberdayaan masyarakat, sehingga pemanfaatan kawasan tetap memperhatikan prinsip kelestarian dan keberlanjutan lingkungan.
Kehadiran unsur Forkopimcam Kempo, termasuk Danramil Kempo Kapten Czi Arif Budimansyah dan Kapolsek Kempo Iptu Agustamin, menunjukkan dukungan penuh terhadap program konservasi yang mengedepankan kolaborasi lintas sektor. Sinergi tersebut diharapkan mampu menciptakan keseimbangan antara kepentingan pelestarian alam dan kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan Taman Nasional Tambora.
Rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 12.00 Wita dalam suasana tertib, aman, dan lancar. Melalui penandatanganan kesepakatan konservasi ini, seluruh pihak berharap pengelolaan Taman Nasional Tambora dapat semakin optimal, sekaligus menjadi contoh kemitraan konservasi yang berkelanjutan dalam menjaga kekayaan alam Kabupaten Dompu.
Pendim 1614/Dompu
- Penulis: arash

Saat ini belum ada komentar