Kemanunggalan TNI-Rakyat, Langkah Nyata Jaga Keamanan dan Bagikan Sembako di Melagi
- account_circle arash
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 2
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
WUNABUNGGU, LANNY JAYA – Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG Mobile Batalyon Infanteri 742/Satya Wira Yudha (Yonif 742/SWY) Koops TNI Habema kembali menunjukkan dedikasinya dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus mempererat ikatan persaudaraan dengan masyarakat. Melalui jajaran personel Titik Kuat (TK) Wunabunggu, TNI sukses menggelar kegiatan Patroli Keamanan yang dirangkaikan dengan Komunikasi Sosial (Komsos) dan Pembinaan Teritorial (Binter) Terbatas di Kampung Wunabunggu, Distrik Melagi, Kabupaten Lanny Jaya, Rabu (29/7/2026).
Menanggapi kegiatan operasional dan teritorial tersebut, Komandan Satgas (Dansatgas) Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 742/SWY, Letkol Inf Dedi Risdiantoro, S.I.P., menegaskan bahwa kehadiran prajurit TNI di tanah Papua bukan sekadar untuk mengamankan wilayah, melainkan juga bertindak sebagai pelindung dan pengayom warga.
”Tugas mulia kami adalah memastikan setiap jengkal tanah Papua senantiasa aman, sekaligus merangkul warga melalui pendekatan yang humanis. Kami berharap kehadiran prajurit di tengah masyarakat Wunabunggu dapat membawa kedamaian, meringankan beban mereka, dan membuktikan bahwa TNI adalah bagian tak terpisahkan dari keluarga besar masyarakat Papua,” tegas Letkol Inf Dedi Risdiantoro.
Senada dengan Dansatgas tersebut, Komandan Pos (Dan Pos) TK Wunabunggu, Letda Inf Mathias David Metikores, menjelaskan bahwa pendekatan kekeluargaan selalu menjadi prioritas utama dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan.
”Kami selalu menganggap warga Kampung Wunabunggu seperti keluarga kami sendiri. Kepedulian yang kami berikan, baik kepada orang dewasa maupun anak-anak di kampung ini, adalah wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat. Keamanan wilayah hanya bisa tercapai jika ada kedekatan dan rasa saling percaya antara prajurit dan masyarakat sekitar,” tutur Letda Mathias.
Kegiatan patroli dan Komsos ini dipimpin langsung oleh Komandan Tim (Dantim) 2, Sertu Antonius Kefi, dengan membawa 10 personel. Kedatangan para prajurit disambut dengan hangat dan antusias oleh tokoh masyarakat serta warga setempat.
Selama kegiatan yang berlangsung hingga menjelang siang hari tersebut, personel TNI berdialog secara langsung guna menyerap aspirasi warga serta membagikan bantuan sembako untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat pedalaman.
Kehadiran prajurit pembela tanah air ini menuai apresiasi mendalam dari masyarakat. Bapa Jurus Kiwo, salah satu tokoh masyarakat setempat, menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya mewakili warga Kampung Wunabunggu.
”Terima kasih kepada TNI, karena personel Satgas TK Wunabunggu sangat peduli dengan kami di sini. Bapak-bapak TNI tidak hanya menjaga kampung kami agar tetap aman, tetapi juga selalu peduli membantu kami dengan memberikan sembako dan keperluan lainnya,” ungkap Jurus Kiwo penuh haru.
Rangkaian kegiatan Komsos dan Binter Terbatas yang turut dihadiri oleh warga lainnya, seperti Bapa Tendiron Wea, Mama Yasinta Wea, dan Mama Levina Kiwo sangat dirasakan mmafaatnya. Kegiatan ini sukses mengamankan wilayah Lanny Jaya sekaligus memperkokoh fondasi kebersamaan antara TNI dan rakyat di ufuk timur Indonesia.
(Pen Satgas 742)
- Penulis: arash

Saat ini belum ada komentar