Progress Jembatan Oemasi Capai Empat Puluh Dua Persen Lebih Hari
- account_circle arash
- calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
- visibility 2
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
NTT-KUPANG, – Kodim 1604/Kupang bersama masyarakat Desa Tanini terus menunjukkan semangat gotong royong dalam melanjutkan pembangunan Jembatan Gantung Sungai Oemasi di Desa Tanini, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang. Pembangunan jembatan sepanjang 100 meter tersebut menjadi solusi untuk membuka akses transportasi masyarakat sehingga aktivitas menuju sekolah, Puskesmas, pusat pemerintahan, maupun Kota Kupang dapat berjalan lebih aman, cepat, dan lancar. Minggu (26/07/2026).
Pada pelaksanaan pekerjaan hari ini, personel difokuskan pada pembuatan fondasi cakar ayam, yaitu struktur konstruksi yang berfungsi menjaga kestabilan bangunan dengan memperkuat daya dukung pondasi terhadap beban jembatan. Tahapan ini menjadi bagian penting dalam memastikan konstruksi jembatan gantung memiliki kekuatan, keamanan, dan ketahanan dalam jangka panjang.
Hingga saat ini, progres pembangunan Jembatan Gantung Sungai Oemasi telah mencapai 42,12 persen. Dalam pelaksanaannya, pekerjaan didukung oleh 10 personel TNI yang bekerja bersama masyarakat setempat dengan penuh semangat. Sinergi tersebut menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Komandan Kodim 1604/Kupang, Letkol Arm Didit Prasetyo Purwanto, S.E., menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bentuk komitmen TNI AD dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur. “Kami akan terus mengoptimalkan pekerjaan sesuai standar konstruksi agar jembatan ini kokoh, aman, dan segera dapat dimanfaatkan masyarakat. Kebersamaan antara TNI dan warga menjadi kunci utama dalam menyukseskan pembangunan yang akan membuka akses dan meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Tanini,” ungkap Dandim. *(PENDIM1604)*.
- Penulis: arash

Saat ini belum ada komentar