Kodim 1609/Buleleng Kebut Penyelesaian Jembatan Perintis Garuda, Progres 98 Persen Siap Perkuat Akses Transportasi Desa Lokapaksa dan Ringdikit
- account_circle arash
- calendar_month 13 jam yang lalu
- visibility 1
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
*SERIRIT, (25/07/2026)* – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang menghubungkan Desa Lokapaksa dengan Desa Ringdikit, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, terus menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga Jumat (24/7/2026), progres pembangunan telah mencapai 98 persen, menandakan proyek strategis yang dilaksanakan di wilayah Kodim 1609/Buleleng semakin mendekati tahap penyelesaian. Kehadiran jembatan gantung ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan warga di kedua desa.
Pada tahap pekerjaan fisik, hampir seluruh item utama telah diselesaikan secara maksimal. Mapping lokasi pemasangan anchor, penggalian lubang anchor bentangan bawah, pembuatan garpu dan anchor, pemasangan batu gunung lantai dasar pylon beserta pengecorannya, pemasangan besi cerucuk untuk pondasi tiang pylon dan besi angkur bandul, pembesian dan pengecoran pondasi tiang pylon serta bandul di kedua sisi jembatan, hingga pemasangan bowplank penggalian pondasi tapak tepi dekat dan tepi jauh telah mencapai 100 persen. Sementara itu, pekerjaan pemasangan plang anjuran, plang identitas jembatan, serta pengecatan telah mencapai 50 persen dan terus dikebut guna mendukung penyelesaian akhir proyek.
Jembatan gantung dengan panjang bentangan sungai 50 meter dan panjang total jembatan 60 meter tersebut dibangun berdasarkan titik prisma yang telah ditetapkan, yakni pada koordinat tepi dekat 8,2209 LS – 114,9324 BT dan tepi jauh 8,2213 LS – 114,9328 BT. Setelah seluruh struktur utama rampung, pekerjaan akan difokuskan pada tahap akhir berupa pengacian tiang pylon tepi dekat, sebagai bagian dari proses penyempurnaan konstruksi sebelum jembatan siap digunakan oleh masyarakat.
Pelaksanaan pembangunan melibatkan personel gabungan yang terdiri dari 7 personel Koramil, 1 personel Zibang, serta didukung 4 orang masyarakat yang turut berpartisipasi dalam percepatan pekerjaan di lapangan. Sinergi antara TNI dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas pekerjaan sekaligus mempercepat penyelesaian pembangunan, sehingga target penyelesaian proyek dapat tercapai sesuai rencana.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi pembangunan terpantau aman, tertib, dan kondusif. Dengan capaian progres yang telah mencapai 98 persen, Jembatan Perintis Garuda diharapkan segera dapat difungsikan sebagai sarana penghubung yang aman dan representatif bagi masyarakat Desa Lokapaksa dan Desa Ringdikit. Keberadaan jembatan ini menjadi wujud nyata komitmen TNI Angkatan Darat melalui Kodim 1609/Buleleng dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung terhadap peningkatan aksesibilitas dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kabupaten Buleleng.
- Penulis: arash

Saat ini belum ada komentar