Komsos Babinsa dengan Mahasiswa KKN dan Pokmas Perkuat Sinergi Membangun Desa Watukobu
- account_circle arash
- calendar_month Senin, 20 Jul 2026
- visibility 18
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
NTT-SIKKA. Dalam rangka mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta mendukung pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat, Babinsa Desa Watukobu Koramil 1603-04/Kewapante Kodim 1603/Sikka, Pelda La Ngkawea, melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan kelompok masyarakat (Pokmas) di Dusun Watukobu, Desa Watukobu, Kecamatan Kewapante, Kabupaten Sikka, Senin (20/07/2026).
Kegiatan komunikasi sosial tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Melalui dialog yang hangat, Babinsa memberikan motivasi kepada para mahasiswa agar mampu menjalankan program KKN secara optimal serta menjalin kerja sama yang baik dengan masyarakat selama berada di Desa Watukobu.
Selain itu, Pelda La Ngkawea juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong, mempererat persatuan, serta berpartisipasi aktif dalam setiap program pembangunan desa yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, kehadiran mahasiswa KKN menjadi energi positif bagi desa karena dapat memberikan ide, inovasi, dan pendampingan kepada masyarakat dalam berbagai bidang. Sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, mahasiswa, dan TNI diharapkan mampu menghasilkan program-program yang bermanfaat dan berkelanjutan.
“Kegiatan Komsos seperti ini menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus menyamakan persepsi dalam mendukung pembangunan desa. Kami berharap mahasiswa KKN dapat memberikan kontribusi nyata, sementara masyarakat tetap menjaga kebersamaan dan semangat gotong royong demi kemajuan Desa Watukobu,” ujar Pelda La Ngkawea.
Melalui kegiatan komunikasi sosial tersebut, Koramil 1603-04/Kewapante terus menunjukkan komitmennya dalam mendampingi masyarakat serta membangun sinergi dengan berbagai elemen, termasuk kalangan akademisi, guna mewujudkan desa yang aman, maju, dan sejahtera.
(PENDIM 1603/SIKKA)
- Penulis: arash

Saat ini belum ada komentar