Bakti TNI AD Hadir Menguatkan Iman dan Kebersamaan, Pembangunan Kapela Terus Dikebut
- account_circle arash
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 3
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
NTT-TTU., Program Bakti TNI AD untuk Rakyat yang dilaksanakan Kodim 1618/TTU terus menghadirkan bukti nyata pengabdian di wilayah perbatasan RI–RDTL. Pada Minggu (19/7/2026), personel Kodim 1618/TTU bersama masyarakat melanjutkan progres pembangunan Kapela Santo Paulus di Dusun Oelmuke, Desa Tasinifu, Kabupaten Timor Tengah Utara. Tahapan pekerjaan saat ini difokuskan pada persiapan fondasi sebagai dasar kokoh bagi pembangunan rumah ibadah yang nantinya akan menjadi pusat pembinaan iman dan kebersamaan masyarakat.
Pemandangan penuh semangat tampak menghiasi lokasi pembangunan. Personel Kodim 1618/TTU dan masyarakat bekerja tanpa sekat, saling berbagi tugas sesuai kemampuan masing-masing. Sebagian menggali jalur fondasi, sementara yang lain mengumpulkan batu dan menyiapkan material bangunan. Kebersamaan yang terjalin di tengah suasana gotong royong tersebut menjadi cerminan kuat bahwa keberhasilan pembangunan lahir dari persatuan, kepedulian, dan tekad bersama untuk menghadirkan fasilitas yang bermanfaat bagi generasi mendatang di kawasan perbatasan.
Secara terpisah, Dandim 1618/TTU Letkol Arm Bambang Heryanto, S.Sos., menyampaikan bahwa pembangunan Kapela Santo Paulus merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian TNI Angkatan Darat dalam mendukung kehidupan sosial dan spiritual masyarakat. Menurutnya, rumah ibadah tidak hanya menjadi tempat berdoa, tetapi juga menjadi pusat pembinaan karakter, persaudaraan, serta penguatan nilai-nilai kebersamaan yang menjadi fondasi kehidupan bermasyarakat. Karena itu, seluruh proses pembangunan dilaksanakan dengan semangat gotong royong agar hasilnya benar-benar menjadi milik bersama.
Lebih lanjut, Dandim menegaskan bahwa Program Bakti TNI AD untuk Rakyat tidak hanya berorientasi pada penyelesaian sasaran fisik, tetapi juga membangun ikatan emosional yang semakin erat antara prajurit dan masyarakat. Semangat saling membantu yang tumbuh di lokasi pembangunan menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkualitas dan berkelanjutan. Ia berharap Kapela Santo Paulus nantinya menjadi simbol hadirnya negara di wilayah perbatasan sekaligus menjadi warisan kebersamaan yang akan terus memberikan manfaat bagi masyarakat Dusun Oelmuke dan sekitarnya.
(PENDIM 1618/TTU)
- Penulis: arash

Saat ini belum ada komentar