MPLS SMAN 1 Kubutambahan: Babinsa Desa Bukti dan Desa Bila Turun Tangan Latih Mental Generasi Muda
- account_circle arash
- calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
- visibility 8
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BULELENG – KUBUTAMBAHAN Dalam rangka membentuk karakter, mental, dan kedisiplinan generasi muda sejak dini, Babinsa jajaran Kodim 1609/Buleleng turun langsung memberikan materi Latihan Baris Berbaris (LBB). Kegiatan ini ditujukan bagi siswa-siswi baru dalam rangka Masa Perkenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Negeri 1 Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, pada Selasa (13/07/2026).Pelatihan yang dimulai pukul 08.00 WITA ini dipusatkan di Lapangan Basket SMA Negeri 1 Kubutambahan, Banjar Dinas Kaja Kangin, Desa Tamblang, Kecamatan Kubutambahan. Materi LBB diberikan secara sinergis oleh Babinsa Desa Bukti, Serda I Gusti Ngurah Alit, bersama Babinsa Desa Bila, Kopka Made Mardika.
Kegiatan pelatihan LBB ini merupakan agenda rutin tahunan yang dilaksanakan oleh pihak sekolah bekerja sama dengan aparat teritorial, khusus untuk menyambut siswa-siswi yang baru masuk ke jenjang SMA. Pada latihan kali ini, para Babinsa memfokuskan pada penguatan materi gerakan di tempat. Beberapa materi yang diajarkan secara intensif meliputi sikap sempurna, hadap kiri dan hadap kanan, penghormatan (hormat gerak), serong kiri dan serong kanan, jalan di tempat, hingga gerakan haluan kiri dan haluan kanan. Kehadiran para aparat TNI ini mendapat pendampingan langsung dari Guru Pembimbing MPLS serta dibantu oleh pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMA Negeri 1 Kubutambahan untuk memastikan materi dapat terserap dengan baik oleh seluruh peserta.
Serda I Gusti Ngurah Alit di sela-sela kegiatan menyampaikan bahwa latihan ini bukan sekadar membentuk fisik yang tegap, melainkan esensinya adalah menanamkan rasa kebersamaan, kekompakan, serta rasa tanggung jawab dan disiplin yang tinggi dalam diri siswa.
Senada dengan hal tersebut, Babinsa Desa Bila Kopka Made Mardika juga menambahkan pentingnya konsentrasi dalam menerima instruksi. Kami mengawali dari gerakan di tempat yang mendasar terlebih dahulu, seperti sikap sempurna dan penghormatan. Melalui latihan ini, para siswa diajarkan untuk fokus mendengarkan instruksi dan bergerak kompak dalam satu komando. Harapan kami, kedisiplinan di lapangan ini bisa mereka terapkan juga di dalam kelas saat proses belajar nanti, kata Kopka Made Mardika.
Seluruh rangkaian kegiatan pelatihan yang berlangsung selama satu jam tersebut berjalan dengan tertib, aman, dan lancar, serta ditutup pada pukul 09.00 WITA. Melalui pembekalan ini, diharapkan para siswa baru siap mengikuti proses belajar mengajar dengan mentalitas yang kuat dan disiplin yang tinggi.
- Penulis: arash

Saat ini belum ada komentar