Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » PEMDA TABANAN » Desa Adat Bedha Tampilkan Parade Budaya Spektakuler, Bupati Sanjaya Tekankan Pentingnya Pelestarian Warisan Bali

Desa Adat Bedha Tampilkan Parade Budaya Spektakuler, Bupati Sanjaya Tekankan Pentingnya Pelestarian Warisan Bali

  • account_circle arash
  • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
  • visibility 26
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tabanan PR — Semangat pelestarian seni dan budaya kembali bergema di Desa Adat Bedha melalui Pembukaan Parade Budaya dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-34 LPD Desa Adat Bedha yang berlangsung di Wantilan Desa Adat Bedha, Desa Bongan, Kecamatan Tabanan, Jumat (10/7). Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., didampingi Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, S.Sos., hadir sekaligus membuka secara resmi Parade Budaya HUT ke-34 LPD Desa Adat Bedha sebagai tanda dimulainya rangkaian perayaan yang mengangkat semangat pelestarian seni, adat, dan budaya di tengah masyarakat.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Perwakilan Anggota DPRD Provinsi Bali, Anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Perwakilan Forkopimda Kabupaten Tabanan, Forkopimcam, para Perbekel se-Desa Adat Bedha, Bendesa Adat Bedha, Jero Mangku Lanang Istri, serta seluruh krama Desa Adat Bedha. Parade budaya ini menjadi rangkaian peringatan HUT ke-34 LPD Desa Adat Bedha yang berlangsung hingga Minggu (12/7), dan dibuka dengan penampilan Baleganjur dari 14 banjar adat sebagai simbol semangat kebersamaan sekaligus pelestarian seni budaya yang diwariskan secara turun-temurun.

Mengawali sambutannya, Bupati Sanjaya menyampaikan apresiasi kepada seluruh krama Desa Adat Bedha yang telah menunjukkan semangat persatuan dan gotong royong dalam menyukseskan Parade Budaya HUT ke-34 LPD Desa Adat Bedha. Menurutnya, kekompakan masyarakat Desa Adat Bedha menjadi modal utama dalam membangun desa yang mandiri, mampu mengelola seluruh potensi yang dimiliki, sekaligus menjaga keberlangsungan adat, seni, dan budaya. “Tadi tiang baca ada 3B 3M. 3B yaitu Bedha Bersatu Bersama, terbukti hari ini diwujudkan Bedha Bersatu Bersama menuju masyarakat mandiri. Tidak semua desa adat bisa mandiri seperti Desa Adat Bedha. Patut kita berterima kasih karena Desa Adat Bedha telah mampu mengorganisir apa yang dimiliki, potensi yang dimiliki, sehingga kuat, salah satunya kuat dalam mengelola manajemen keuangannya. Jadi berangkatnya dari LPD niki,” ujar Sanjaya.

Pihaknya juga mengapresiasi pengelolaan potensi desa yang dinilai mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, kemandirian desa adat tidak hanya dilihat dari tata kelola keuangan yang baik, namun juga dari kemampuan mengembangkan potensi lokal yang dimiliki. “Tidak cukup hanya tata kelola manajemen keuangan saja, tetapi mengelola potensi yang ada di sini. Terbukti Bedha memiliki Krematorium Santha Graha. Itu yang disebut mandiri, tidak semata-mata bergantung kepada siapapun termasuk pemerintah. Berdaulat dan mandiri, ini yang sangat keren. Saya berharap bendesa adat yang lain juga mampu memanfaatkan peluang dan potensi sesuai kearifan lokal yang dimiliki,” tegasnya.

Lebih lanjut, Sanjaya menegaskan bahwa desa adat merupakan soko guru pelestarian adat, agama, seni, dan budaya Bali. Karena itu, ketika desa adat kuat, maka seluruh warisan budaya juga akan tetap lestari. “Ketika kuat desa adat ini sebagai soko guru, akan menopang seni budaya, akan menopang pelestarian warisan-warisan yang kita miliki. Terbukti di Bedha ini ketika lembaganya kuat, LPD kuat, SDM-nya kuat, desa kuat, adatnya kuat, akhirnya bisa membuat parade budaya seperti ini. Sebagai pemerintah, kami hadir untuk mendukung dan mendorong program-program seperti ini karena sejalan dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali,” imbuhnya.

Menurut Sanjaya, parade budaya juga memberikan dampak nyata terhadap pergerakan ekonomi masyarakat. Selain menjadi ruang pelestarian budaya, kegiatan tersebut mampu menghidupkan sektor UMKM, kuliner, hingga para perajin lokal. “Parade budaya juga sebagai penggerak ekonomi kerakyatan dan UMKM. Bayangkan berapa sekaa yang mengikuti parade, berapa pakaian, kamen, wastra, baju yang terjual, dan berapa makanan yang laku hari ini. UMKM dan kuliner pasti bergerak. Tugas pemerintah adalah bagaimana mendukung agar sektor ekonomi terus bergerak. Karena itu saya berharap Parade Budaya ini terus dilaksanakan setiap tahun. Tidak harus mengutamakan kemegahan, tetapi keterlibatan seluruh masyarakat menjadi kunci keberhasilannya,” jelas Sanjaya.

Menutup sambutannya, Sanjaya mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung setiap upaya pelestarian budaya serta menjaga nilai-nilai luhur warisan leluhur sebagai identitas masyarakat Bali. Ia berharap HUT ke-34 LPD Desa Adat Bedha menjadi momentum memperkuat persatuan, meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap LPD, sekaligus mendorong Desa Adat Bedha semakin maju dan mandiri.

Di kesempatan yang sama, Jero Bendesa Adat Bedha, I Nyoman Arnaya, menyebutkan, parade budaya dalam HUT LPD Desa Adat Bedha ke-34 ini Mengusung tema “Nangun Kerthi Jagat Bali, Jejak Lestari Banjar ring Alam lan Budaya Bedha”, pihaknya menjelaskan bahwa tema tersebut mengandung makna ajakan untuk terus menjaga keharmonisan hubungan manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam sebagai implementasi nilai-nilai Tri Hita Karana demi keberlanjutan budaya, kelestarian lingkungan, dan kesejahteraan bersama.

Lebih lanjut, Arnaya menjelaskan bahwa Desa Adat Bedha yang terdiri atas 38 banjar adat menjadikan semangat persatuan dan gotong royong sebagai kekuatan utama dalam pelaksanaan parade budaya. Partisipasi tersebut diwujudkan melalui keterlibatan 30 banjar adat dalam Parade Baleganjur, 6 banjar adat pada Parade Gong Kebyar, 38 banjar adat dalam Parade Penjor, 6 banjar adat pada Parade Ogoh-ogoh, serta penampilan seni wali dan seni sakral oleh 4 peserta. Menurutnya, keterlibatan seluruh banjar adat tersebut menunjukkan bahwa Parade Budaya Desa Adat Bedha merupakan karya bersama seluruh krama yang tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi wujud tanggung jawab bersama dalam menjaga warisan leluhur sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat melalui sektor budaya. @prokopimtabanan,-

#bupatitabanan
#tabananerabaru
#banggajadiorangtabanan
#komangsanjaya
#tetepmekenyem
#santaikawan
#agata
#TabananEraBaru
#AmanUnggulMadani
#ProkopimTabanan
#TetepMekenyem

  • Penulis: arash

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tingkatkan Kamtibmas, Babinsa Padak Guar Himbau Warga Segera Lapor Jika Terjadi Pencurian

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle arash
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Lombok Timur – Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban lingkungan, Babinsa Desa Padak Guar, Sertu Herman, melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama Kepala Dusun dan masyarakat berlangsung di Dusun Purwakarya, Desa Padak Guar, Kecamatan Sambelia, Senin (04/05/2026). Dalam suasana penuh keakraban, Babinsa mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi lingkungan, terutama menyikapi maraknya kasus […]

  • Kapolsek Mengwi Sambangi Jero Bendesa Adat Buduk, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

    Kapolsek Mengwi Sambangi Jero Bendesa Adat Buduk, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle arash
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Mengwi – Dalam upaya memperkuat sinergitas dengan tokoh adat dan masyarakat, Kapolsek Mengwi Kompol Anak Agung Gede Rai Darmayasa, S.H., M.H. melaksanakan kegiatan sambang dan silaturahmi dengan Jero Bendesa Adat Buduk, Senin (24/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Adat Buduk, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, tersebut turut diikuti Bhabinkamtibmas Desa Buduk Aiptu I Ketut Wirawinata […]

  • Kopka Umbu Parahi Bersama Petani Desa Matawai Amahu Sukseskan Panen Padi Perkuat Ketahanan

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle arash
    • visibility 47
    • 0Komentar

    NTT – Sumba Timur. Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, Babinsa Koramil 01/Lewa Kodim 1601/Sumba Timur, Kopka Umbu Parahi, turut membantu petani melaksanakan panen padi di Desa Matawai Amahu, Kecamatan Katala Hamu Lingu, Kabupaten Sumba Timur, Sabtu (05/06/2026). Kehadiran Babinsa di tengah-tengah petani merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap sektor pertanian sekaligus wujud nyata pendampingan […]

  • Dari Lomba Kebersihan, Babinsa Desa Katua Dorong Budaya Hidup Bersih dan Sehat

    Dari Lomba Kebersihan, Babinsa Desa Katua Dorong Budaya Hidup Bersih dan Sehat

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle arash
    • visibility 28
    • 0Komentar

    DOMPU, NTB – Semangat menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan terus mendapat dukungan dari Babinsa Desa Katua, Sertu Adnan, yang menghadiri sekaligus memantau kegiatan lomba kebersihan dan keindahan antar-Dusun se-Desa Katua, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu, Jumat (28/8/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WITA tersebut menjadi momentum untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, […]

  • Jaga Lingkungan Tetap Aman, Babinsa Koramil 1621-01/Kota SoE Monitoring dan Edukasi Warga

    Jaga Lingkungan Tetap Aman, Babinsa Koramil 1621-01/Kota SoE Monitoring dan Edukasi Warga

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle arash
    • visibility 20
    • 0Komentar

    NTT, TTS — Upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan oleh jajaran Koramil 1621-01/Kota SoE. Langkah preventif tersebut diwujudkan melalui kegiatan monitoring sekaligus memberikan imbauan kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga lingkungan, Senin (28/9/2026) Kegiatan Teritorial di mulai pukul 10.50 WITA hingga selesai. Dalam kegiatan tersebut, Babinsa Koramil 1621-01/Kota SoE, Sertu Renhard Bullan, […]

  • Pererat Kedekatan dengan Warga, Babinsa Batutua Monitoring Pengamanan Ibadah di Desa Sakubatun

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle arash
    • visibility 44
    • 0Komentar

    ROTE NDAO – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Babinsa Koramil 1627-03/Batutua, Praka Moch Rio Aldian, melaksanakan kegiatan monitoring dan pengamanan ibadah Minggu di Gereja GMIT Talitakumi Nggauk, Desa Sakubatun, Kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao, Minggu (21/6/2026). Kegiatan pengamanan berlangsung mulai pukul 07.00 hingga 08.30 WITA. Kehadiran Babinsa di tengah pelaksanaan ibadah […]

expand_less