Membangun “Jembatan Hati”: Wujud Cinta Satgas Yonif 742/SWY untuk Warga Andugume
- account_circle arash
- calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
- visibility 19
- comment 0 komentar
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
ANDUGUME,LANI JAYA – Sebagai wujud kepedulian nyata dan upaya memperlancar mobilitas masyarakat, Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 742/SWY melalui Titik Kuat (TK) Andugume melaksanakan kegiatan gotong royong pembangunan jembatan bersama warga di Kampung Andugume, Distrik Wanobarat, Kabupaten Lani Jaya, Selasa (7/7/2026).
Pembangunan fasilitas umum ini diharapkan mampu membuka akses yang lebih luas bagi perekonomian dan kesejahteraan warga setempat.
Komandan Satgas (Dansatgas) Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 742/SWY, Letkol Inf Dedi Risdiantoro, S.I.P., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi murni dari kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Kehadiran prajurit TNI di tanah Papua, khususnya di Lani Jaya, bukan sekadar untuk menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga harus membawa dampak positif yang nyata bagi kehidupan sosial. Pembangunan jembatan ini adalah wujud cinta kasih, pengabdian, dan kepedulian kami agar masyarakat memiliki akses yang lebih baik. Kami berkomitmen untuk selalu hadir dan menjadi solusi bagi setiap kesulitan rakyat, ujar Letkol Inf Dedi Risdiantoro.
Senada dengan hal tersebut, Komandan Pos (Danpos) TK Andugume, Kapten Inf Aditya Tri Prasetya, S.Tr.(Han), menjelaskan bahwa pendekatan humanis selalu dikedepankan oleh satuannya dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan.
Pagi ini, kami menerjunkan 12 personel yang dipimpin oleh Sertu Alexander Febriyanto Pati untuk turun langsung berbaur dan bekerja sama dengan masyarakat Andugume. Kegiatan yang kami lakukan meliputi pembuatan fondasi, perakitan rangka jembatan, serta penyerahan bantuan material bangunan. Melalui semangat gotong royong ini, kami ingin masyarakat merasakan kehadiran kami bukan hanya sebagai aparat, melainkan sebagai bagian dari keluarga besar mereka, ungkap Kapten Aditya.
Kegiatan gotong royong yang dimulai sejak pukul 08.00 WIT tersebut berlangsung dengan penuh kehangatan dan kekeluargaan. Prajurit TNI bersama masyarakat saling bahu-membahu merakit kerangka jembatan dan memperkuat fondasi jalan, di sela-sela pengerjaan, personel TNI juga menyerahkan bantuan material bangunan guna mendukung penyelesaian tahap awal pembangunan jembatan tersebut.
Setelah pengerjaan bersama selesai personel berpamitan dengan warga seraya kembali menegaskan komitmen TNI untuk terus mendukung kelancaran pembangunan di wilayah tersebut.
Kehadiran dan dedikasi Satgas Yonif 742/SWY ini mendapat apresiasi yang luar biasa dari masyarakat. Para tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat Kampung Andugume secara khusus menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan tenaga dan material yang diberikan. Kegiatan ini dinilai tidak hanya sekadar membangun infrastruktur fisik, tetapi juga berhasil membangun “jembatan hati” meningkatkan solidaritas, mempererat kebersamaan, dan memperteguh kepercayaan masyarakat kepada TNI di wilayah Distrik Wanobarat.
- Penulis: arash

Saat ini belum ada komentar