Sinergi TNI dan Masyarakat Jaga Tradisi, Babinsa Amankan Perayaan Adat Penti di Kuwus Barat
- account_circle arash news
- calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
- visibility 5
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Labuan Bajo – Sebagai bentuk komitmen TNI AD dalam menjaga keamanan sekaligus mendukung pelestarian budaya daerah, Personel Koramil 1630-03/Macang Pacar melaksanakan pengamanan kegiatan Acara Adat Penti dan Tarian Caci Songko Lokap Gendang Pangka yang berlangsung di Desa Golowedong, Kecamatan Kuwus Barat, Kabupaten Manggarai Barat, Kamis 2 Juli 2026.
Pengamanan dipimpin langsung oleh Pjs. Danramil 1630-03/Macang Pacar Serma Stefanus Mustamin bersama Babinsa Sertu Sudarwanto. Kehadiran aparat TNI bertujuan memastikan seluruh rangkaian kegiatan adat berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh kekeluargaan.
Acara adat tersebut dihadiri Ketua DPRD Manggarai Barat Benediktus Nurdin, anggota DPRD Manggarai Barat Rikar Jani dan Karsi, Kapolsek Kuwus Iptu Arsy Lentar bersama personel, Kepala Desa Golowedong Lavianus Dadut, para tokoh adat, tokoh masyarakat, peserta Tari Caci, serta masyarakat Desa Golowedong yang memadati lokasi kegiatan.
Pjs. Danramil 1630-03/Macang Pacar, Serma Stefanus Mustamin, mengatakan bahwa kehadiran Babinsa dalam kegiatan adat merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial untuk mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus memberikan rasa aman selama kegiatan berlangsung.
“Acara adat Penti merupakan warisan budaya yang memiliki nilai luhur dan menjadi identitas masyarakat Manggarai. Kehadiran TNI tidak hanya untuk membantu pengamanan, tetapi juga sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pelestarian budaya serta memperkuat kebersamaan antara TNI dan rakyat,” ujarnya.
Rangkaian acara berlangsung dengan penuh khidmat dan semarak. Tarian Caci yang menjadi salah satu ikon budaya Manggarai mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat dan para tamu undangan, mencerminkan semangat persatuan, sportivitas, serta penghormatan terhadap nilai-nilai adat yang diwariskan secara turun-temurun.
- Penulis: arash news



Saat ini belum ada komentar