Satukan Dua Kampung, Kodim 1618/TTU Mulai Tahapan Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Oenenu Selatan
- account_circle arash news
- calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
- visibility 8
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
NTT-TTU., Komitmen Kodim 1618/TTU dalam mendukung pemerataan pembangunan di wilayah perbatasan terus diwujudkan melalui langkah nyata. Rabu (01/07/2026), personel Kodim 1618/TTU bersama Babinsa Desa Oenenu Selatan, Sertu Mikhael Kolo, serta masyarakat setempat melaksanakan pengukuran dan pemasangan patok sebagai tanda dimulainya persiapan pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Oenenu Selatan, Kecamatan Bikomi Tengah, Kabupaten Timor Tengah Utara. Jembatan tersebut direncanakan menjadi akses penghubung antara Kampung Taikin dan Kampung Sontoi yang selama ini sangat membutuhkan sarana penyeberangan yang aman dan memadai.
Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan. Personel TNI dan warga bekerja berdampingan menentukan titik-titik pembangunan sesuai hasil pengukuran di lapangan. Tahapan awal ini menjadi langkah penting untuk memastikan proses pembangunan berjalan tepat sasaran sehingga nantinya jembatan dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat yang selama ini masih mengalami keterbatasan akses transportasi.
Secara terpisah, Dandim 1618/TTU Letkol Arm Bambang Heryanto, S.Sos., menyampaikan bahwa pemasangan patok merupakan bagian dari proses perencanaan yang harus dilakukan secara cermat sebelum pembangunan dimulai. Menurutnya, kehadiran Jembatan Perintis Garuda merupakan bentuk kepedulian TNI dalam membantu meningkatkan konektivitas antarwilayah, sekaligus mendukung aktivitas masyarakat di berbagai sektor kehidupan.
Lebih lanjut, Dandim menjelaskan bahwa jembatan tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga, mempermudah distribusi hasil pertanian, mempercepat akses menuju fasilitas pendidikan dan pelayanan kesehatan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. “Pembangunan ini bukan sekadar membangun sebuah jembatan, tetapi membangun harapan, mempererat hubungan antarwarga, serta membuka peluang kemajuan bagi Desa Oenenu Selatan.”ujar Letkol Arm Bambang Heryanto.
Melalui semangat gotong royong yang menjadi kekuatan utama, Kodim 1618/TTU bersama masyarakat optimistis pembangunan Jembatan Perintis Garuda akan berjalan dengan baik hingga selesai. Kehadiran infrastruktur tersebut diharapkan menjadi penggerak kemajuan wilayah, memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta menjadi bukti nyata bahwa pembangunan di daerah perbatasan terus menjadi perhatian demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
(Pendim 1618/TTU)
- Penulis: arash news



Saat ini belum ada komentar