Makan Siang Bersama di Tengah Medan Kerja, Bukti Nyata TNI Menyatu dengan Rakyat
- account_circle rossa kuatr
- calendar_month 17 jam yang lalu
- visibility 6
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Alas, Sumbawa – Di balik kerasnya pekerjaan membangun Jembatan Aramco di Desa Marente, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa, tersimpan sebuah pemandangan yang sarat makna. Saat waktu istirahat tiba, anggota Kodim 1607/Sumbawa, personel Yonif TP 835/SYB, Subdenzibang, dan masyarakat duduk melingkar di bawah naungan terpal sederhana untuk menikmati makan siang bersama, Rabu (1/7/2026).
Tanpa memandang latar belakang maupun status, prajurit TNI dan warga membaur dalam suasana penuh keakraban. Canda, tawa, dan obrolan ringan mengiringi santap siang sederhana, menciptakan ikatan persaudaraan yang semakin erat di tengah pelaksanaan pembangunan jembatan yang menjadi akses vital bagi masyarakat Desa Marente.
Kebersamaan tersebut menjadi bukti bahwa pembangunan bukan hanya tentang menyelesaikan pekerjaan fisik, tetapi juga membangun kedekatan emosional antara TNI dan rakyat. Semangat gotong royong yang terus dipelihara menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan pembangunan yang bermanfaat bagi kepentingan masyarakat.
Dandim 1607/Sumbawa, Letkol Kav Basofi Cahyowibowo, S.T., mengatakan bahwa setiap kegiatan karya bakti selalu menjadi ruang untuk mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Kebersamaan yang terlihat saat makan siang bersama ini mencerminkan nilai-nilai kekeluargaan yang menjadi kekuatan bangsa. Kami tidak hanya membangun jembatan sebagai sarana penghubung, tetapi juga membangun rasa persaudaraan, kepedulian, dan semangat gotong royong bersama masyarakat,” ujar Dandim.
Masyarakat Desa Marente pun mengaku senang dapat bekerja berdampingan dengan para prajurit. Kehadiran personel Kodim 1607/Sumbawa, Yonif TP 835/SYB, dan Subdenzibang tidak hanya membantu mempercepat pembangunan Jembatan Aramco, tetapi juga menghadirkan semangat kebersamaan yang semakin mempererat hubungan antara TNI dan warga.
Melalui momen sederhana seperti makan siang bersama di lokasi pekerjaan, tergambar jelas bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat bukan sekadar slogan, melainkan nilai yang hidup dan tumbuh dalam setiap pengabdian. Dari kebersamaan itulah lahir semangat untuk terus bekerja, bergotong royong, dan membangun negeri demi kesejahteraan masyarakat.
- Penulis: rossa kuatr



















Saat ini belum ada komentar