Jembatan Perintis Garuda Sepanjang 60 Meter di Seririt Capai Progres 84 Persen, Tahap Konstruksi Utama Hampir Rampung
- account_circle arash
- calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
- visibility 16
- comment 0 komentar
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
*SERIRIT, (01/07/2026)* – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang menghubungkan Desa Lokapaksa dengan Desa Ringdikit, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, terus menunjukkan perkembangan yang signifikan. Hingga saat ini, progres pembangunan telah mencapai 84 persen. Proyek strategis yang dilaksanakan di wilayah Kodim 1609/Buleleng ini mendapat dukungan penuh dari personel TNI AD bersama unsur teknis dan masyarakat guna mempercepat penyelesaian pembangunan sebagai sarana penghubung vital bagi aktivitas masyarakat.
Pada tahap pekerjaan fisik, sejumlah item utama telah mendekati tahap penyelesaian. Mapping lokasi pemasangan anchor telah mencapai 82 persen, sementara penggalian lubang anchor bentangan bawah telah terealisasi 94 persen. Pemasangan batu gunung lantai dasar pylon beserta pengecorannya telah rampung 100 persen. Selain itu, pembesian pondasi tiang pylon dan bandul pada sisi tepi dekat maupun tepi jauh juga telah selesai seluruhnya, disusul pengecoran pondasi tepi dekat yang telah mencapai 100 persen dan pengecoran pondasi tepi jauh sebesar 97 persen. Pekerjaan pemasangan besi cerucuk untuk pondasi tiang pylon dan besi angkur bandul juga terus berjalan dengan capaian 81 persen.
Dukungan logistik dan material terus dilakukan secara bertahap guna menjaga kelancaran pekerjaan. Proses dropping dan pelangsiran material di tepi dekat telah mencapai sekitar 35 persen, meliputi pasir, batu gunung, batu split, sirtu, papan cor, semen, serta besi. Sementara itu, dropping material menuju tepi jauh telah mencapai 30 persen. Pemasangan bowplank untuk penggalian pondasi tapak pada kedua sisi jembatan juga telah selesai 100 persen. Jembatan ini memiliki bentangan sungai sepanjang 50 meter dengan panjang total jembatan mencapai 60 meter, yang diharapkan mampu meningkatkan konektivitas dan memperlancar mobilitas masyarakat antarwilayah.
Pelaksanaan pembangunan melibatkan 23 personel Koramil, satu personel Zibang, serta lima orang masyarakat yang turut membantu proses pekerjaan di lapangan. Seluruh kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar didukung kondisi cuaca yang cerah sejak pagi hingga sore hari. Sinergi antara TNI, unsur teknis, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran pembangunan sehingga setiap tahapan dapat diselesaikan sesuai rencana.
Memasuki tahapan berikutnya, pekerjaan akan difokuskan pada pengecoran tiang seling angin di sisi tepi jauh sebagai bagian dari penyelesaian konstruksi utama jembatan. Diharapkan, dengan progres yang terus meningkat dan dukungan seluruh pihak, pembangunan Jembatan Perintis Garuda dapat segera diselesaikan sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam memperlancar akses transportasi, mendukung pertumbuhan ekonomi, serta meningkatkan konektivitas antarwilayah di Kecamatan Seririt.
- Penulis: arash

Saat ini belum ada komentar