Babinsa Desa Berare Hadir Bersama Petani, Dukung Peningkatan Produksi Padi
- account_circle rossa kuatr
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 5
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Moyo Hilir, Sumbawa – Komitmen TNI AD dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui peran aktif aparat kewilayahan. Seperti yang dilakukan Babinsa Desa Berare Koramil jajaran Kodim 1607/Sumbawa, Serka Lalu Agus Darmawansyah, yang menghadiri kegiatan Gebyar Grand Launching produk pertanian XENON 60/20 WG yang diselenggarakan PT Nufarm Indonesia di Dusun Berare B, Desa Berare, Kecamatan Moyo Hilir, Selasa (30/6/2026).
Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk pendampingan kepada masyarakat, khususnya para petani, sekaligus memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan pihak swasta dalam mendukung kemajuan sektor pertanian sebagai penopang ketahanan pangan.
Kegiatan yang diikuti sekitar 300 petani dari Kecamatan Moyo Hilir dan Moyo Utara itu bertujuan memperkenalkan produk insektisida terbaru XENON 60/20 WG sebagai salah satu solusi pengendalian hama wereng pada tanaman padi. Selain peluncuran produk, kegiatan juga menjadi sarana edukasi bagi para petani mengenai penggunaan pestisida yang tepat, efektif, dan sesuai anjuran guna meningkatkan produktivitas hasil panen.
Dalam rangkaian kegiatan, peserta mengikuti pembukaan, penampilan tari persembahan, pembacaan doa, sambutan dari pemerintah desa, penyuluh pertanian, distributor, dan manajemen PT Nufarm Indonesia, dilanjutkan dengan pemaparan materi, diskusi interaktif bersama petani, hingga prosesi peresmian Grand Launching XENON 60/20 WG melalui pengguntingan pita.
Di sela-sela kegiatan, Serka Lalu Agus Darmawansyah mengajak para petani untuk terus meningkatkan semangat dalam mengelola lahan pertanian dengan memanfaatkan teknologi dan inovasi yang dapat membantu meningkatkan hasil produksi. Menurutnya, keberhasilan sektor pertanian tidak hanya bergantung pada kualitas sarana produksi, tetapi juga pada kerja sama yang baik antara petani, penyuluh, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan.
Babinsa juga mengimbau para petani agar selalu mengikuti petunjuk teknis dalam penggunaan pestisida, menjaga kelestarian lingkungan, serta terus berkoordinasi dengan penyuluh pertanian apabila menghadapi kendala di lapangan. Pendampingan yang dilakukan Babinsa diharapkan mampu memberikan motivasi kepada petani sehingga produktivitas pertanian tetap terjaga.
Selain melaksanakan komunikasi sosial dengan masyarakat, Babinsa turut melakukan pemantauan dan pengamanan selama kegiatan berlangsung agar seluruh rangkaian acara berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.
Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara TNI, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan sektor pertanian yang maju, mandiri, dan berkelanjutan, sehingga mampu memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Sumbawa maupun secara nasional.
(Pendim 1607/Sumbawa).
- Penulis: rossa kuatr
























Saat ini belum ada komentar