Bikin Lawan Segan, Kodim Loteng Gembleng Prajurit Melalui Uji Kenaikan Tingkat Pencak Silat Militer
- account_circle arash
- calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
- visibility 13
- comment 0 komentar
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Lombok Tengah – Guna meningkatkan kesiapsiagaan dan profesionalisme dalam mengawal teritorial, Komando Distrik Militer (Kodim) 1620/Lombok Tengah menggelar kegiatan Uji Kenaikan Tingkat (UKT) Pencak Silat Militer. Kegiatan yang meloloskan prajurit dari tingkatan sabuk kuning ke sabuk hijau ini berlangsung selama dua hari dan berpusat di Aula Serbaguna Makodim, Lombok Tengah, Kamis (25/6/2026).
Komandan Kodim 1620/Loteng Letkol Arh Mohamad Arifin menegaskan, bahwa penguasaan teknik bela diri merupakan kewajiban mutlak bagi setiap prajurit TNI. Di tengah dinamika tugas lapangan yang semakin kompleks, kemampuan fisik dan penguasaan seni bela diri dinilai sebagai modal kuat yang krusial untuk melindungi diri sekaligus masyarakat.
“Tantangan di lapangan tidak menentu. Prajurit tidak hanya dituntut mahir menggunakan senjata, tetapi juga harus memiliki ketahanan fisik prima dan kemampuan bela diri taktis yang mumpuni sebagai benteng pertahanan terakhir,” ujar Dandim di sela-sela kegiatan.
Ujian kenaikan tingkat ini diikuti dengan antusias oleh seluruh anggota Kodim 1620/Loteng. Selama dua hari berturut-turut, para personel digembleng dengan berbagai materi pengujian, mulai dari ketahanan fisik, demonstrasi jurus-jurus dasar silat militer, hingga teknik pertahanan dan kuncian taktis untuk melumpuhkan lawan tanpa senjata api.
Perubahan warna sabuk dari kuning ke hijau ini bukan sekadar simbolis, melainkan representasi dari meningkatnya tanggung jawab, kedisiplinan, dan kematangan teknik bertarung para prajurit.
“Melalui UKT ini, Kodim 1620/Loteng berkomitmen melahirkan prajurit teritorial yang tidak hanya humanis saat berbaur dengan warga, tetapi juga disegani dan siap bergerak cepat dalam situasi darurat demi menjaga kondusivitas wilayah Lombok Tengah,” tandasnya.
- Penulis: arash

Saat ini belum ada komentar