Cegah Gesekan Sosial dan Kelalaian Rumah Tangga, Babinsa Koramil 1608-06/Wawo Masuk Desa
- account_circle arash
- calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
- visibility 12
- comment 0 komentar
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Bima, Wawo _ Aktivitas warga di sejumlah desa di wilayah Bima pada Jumat (19/6/2026) pagi diwarnai dengan kehadiran para bintara pembina desa (babinsa). Di Desa Kombo (Kecamatan Wawo), Serka Syahrudin menyambangi warga guna mengingatkan pentingnya ronda malam untuk mengantisipasi pencurian. Sertu Mujahidin di Desa Kangga (Kecamatan Langgudu) dan Sertu Sahrul di Desa Kalajena (Kecamatan Wera) secara pararel mengajak masyarakat menjaga tutur kata demi menghindari kesalahpahaman antar teman dan tetangga. Tak ketinggalan, Serda Firman Syarif di Desa Kole (Kecamatan Ambalawi) memberikan edukasi penting mengenai keselamatan berkendara serta imbauan memeriksa kompor, listrik, dan kunci rumah sebelum bepergian.
Dialog interaktif yang menyasar berbagai aspek kehidupan sehari-hari warga ini menunjukkan kepedulian yang mendalam dari aparat TNI AD. Para babinsa tidak hanya berfokus pada stabilitas wilayah secara umum, tetapi juga menyentuh hal-hal detail mulai dari pencegahan konflik sosial akibat pergaulan, antisipasi kelalaian rumah tangga yang memicu kebakaran, hingga kedisiplinan penggunaan helm di jalan raya. Pendekatan yang persuasif dan humanis ini terbukti efektif menarik simpati masyarakat setempat, di mana seluruh rangkaian kegiatan pemantauan tersebut dapat berjalan dengan lancar, aman, dan tertib.
Melihat beragam pesan yang disampaikan di empat kecamatan tersebut, dapat disimpulkan bahwa kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) yang dilaksanakan oleh jajaran Koramil 1608-06/Wawo ini merupakan langkah preventif strategis demi mewujudkan ketahanan wilayah. Melalui kehadiran langsung di tengah masyarakat, Koramil 1608-06/Wawo berhasil memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus membangun kesadaran kolektif warga dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan keharmonisan lingkungan secara mandiri.
- Penulis: arash

Saat ini belum ada komentar