Pancasila Pemersatu Bangsa: Upacara Peringatan 1 Juni 2026 di TTS Berlangsung Khidmat dan Meriah
- account_circle arash news
- calendar_month Senin, 1 Jun 2026
- visibility 7
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Timor Tengah Selatan (TTS) — Semangat kebangsaan dan persatuan mewarnai Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang digelar di halaman Kantor Bupati Timor Tengah Selatan (TTS), Senin (01/06/2026). Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut diikuti sekitar 400 peserta dari unsur TNI, Polri, ASN, organisasi kemasyarakatan, pelajar serta berbagai elemen masyarakat.
Upacara dipimpin langsung oleh Bupati TTS, Edward M. Lioe, SH., M.Si., dan dihadiri sejumlah pejabat penting daerah, di antaranya Wakil Bupati TTS Jonny Army Konay, SH., MM., Dandim 1621/TTS Letkol Inf Gunawan Budhi Prasetyo, S.Sos., unsur Forkopimda, para pimpinan OPD, tokoh masyarakat serta tamu undangan lainnya.
Dengan mengusung tema nasional “
Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, peringatan tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat kembali komitmen seluruh komponen bangsa dalam menjaga persatuan dan kesatuan di tengah berbagai tantangan global.
Dalam amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia yang dibacakan oleh Inspektur Upacara, ditegaskan bahwa Pancasila merupakan bintang penuntun sekaligus jangkar moral bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai dinamika dunia. Keberagaman yang dimiliki Indonesia menjadi bukti nyata bahwa perbedaan dapat dipersatukan dalam satu ikatan kebangsaan yang kokoh.
Pancasila tidak hanya relevan bagi bangsa Indonesia, tetapi juga menjadi fondasi dalam menciptakan perdamaian dunia yang berkelanjutan. Nilai-nilai musyawarah, kemanusiaan, dan keadilan sosial menjadi kekuatan diplomasi Indonesia di tingkat global,” demikian salah satu poin amanat yang disampaikan.
Selain itu, generasi muda juga diajak untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dalam kehidupan sehari-hari, bukan sekadar simbol atau teks yang dihafal. Seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat hingga daerah, diharapkan terus menghadirkan kebijakan yang berkeadilan serta menjaga harmoni kebangsaan dari berbagai ancaman intoleransi dan radikalisme.
Rangkaian upacara berlangsung tertib mulai dari pengibaran Sang Merah Putih, pembacaan teks Pancasila, Pembukaan UUD 1945, hingga pembacaan doa. Kegiatan berakhir pada pukul 09.20 WITA dalam suasana aman, tertib dan penuh semangat nasionalisme.
Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan piagam penghargaan kepada para purna Paskibraka Kabupaten Timor Tengah Selatan Tahun 2025 sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian mereka dalam mengharumkan daerah.
Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Kabupaten Timor Tengah Selatan menjadi pengingat bahwa nilai-nilai luhur Pancasila harus terus dijaga, diwariskan, dan diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara demi mewujudkan Indonesia yang maju, bersatu, dan berkeadilan. (Pen1621)
- Penulis: arash news





















Saat ini belum ada komentar