Tangis dan Penghormatan Terakhir untuk Aipda Hassan Basrin Nggasi, Polres Ende Gelar Upacara Pemakaman Kedinasan Penuh Khidmat
- account_circle Rossa
- calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
- visibility 8
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Polres Ende kembali diselimuti duka mendalam atas berpulangnya salah satu putra terbaik Bhayangkara, Almarhum Aipda Hassan Basrin Nggasi. Suasana haru menyelimuti Jalan Samratulangi, Kelurahan Rewarangga Selatan, Kecamatan Ende Timur, Kabupaten Ende, pada Rabu sore (27/5/2026), saat upacara pemakaman kedinasan dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan terakhir negara atas dedikasi dan pengabdian almarhum selama bertugas di institusi Kepolisian Republik Indonesia.
Upacara pemakaman kedinasan dimulai tepat pukul 15.00 Wita dan berlangsung dengan penuh khidmat. Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Kapolres Ende AKBP Yudhi Franata memimpin langsung jalannya prosesi penghormatan terakhir tersebut. Sementara itu, Kasat Lantas Polres Ende Iptu I Gede Wisna dipercaya sebagai Perwira Upacara dan KBO Lantas Polres Ende Ipda Efrem Yunisef Mosarago bertindak sebagai Komandan Upacara.
Sebagai bentuk solidaritas dan rasa kehilangan yang mendalam, ratusan personel gabungan turut hadir memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum. Barisan upacara terdiri dari Pleton Perwira PJU Polres Ende bersama Wadanki Brimob Ende dan Pasiops Kodim 1602/Ende, Pleton Satsamapta dan Satlantas Polres Ende, Pleton gabungan staf, Satreskrim, Satnarkoba dan Satintelkam, satu pleton Sat Brimob Ende, hingga satu pleton Bhayangkari Polres Ende yang dengan setia mendampingi keluarga duka.
Suasana semakin mengharukan ketika Kapolres Ende membacakan amanat di hadapan keluarga, kerabat, dan para pelayat. Dengan nada penuh haru, AKBP Yudhi Franata mengingatkan bahwa kematian merupakan ketetapan Tuhan yang akan dialami setiap insan.
“Pada hari ini, Polri mempersembahkan kepada Ibu Pertiwi salah satu putra kebanggaan kami, Almarhum Aipda Hassan Basrin Nggasi. Almarhum telah memberikan andil dan pengabdian yang cukup besar bagi bangsa dan negara,” ujar Kapolres Ende dengan suara bergetar.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Ende juga menyampaikan belasungkawa mendalam mewakili seluruh keluarga besar Polres Ende.
“Saya selaku Kapolres Ende menyampaikan rasa belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan. Semoga arwah almarhum diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan diampuni segala dosa-dosanya. Kepada keluarga, semoga diberikan ketabahan dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan berat ini,” ungkapnya.
Tak hanya itu, AKBP Yudhi Franata juga memberikan kesaksian tulus mengenai sosok almarhum di hadapan seluruh pelayat.
“Saya bersaksi di hadapan bapak dan ibu sekalian bahwa almarhum adalah orang baik,” tambahnya.
Prosesi pemakaman berlangsung penuh penghormatan dan penghargaan. Dentuman tembakan salvo ke udara mengiringi penurunan jenazah ke liang lahat sebagai simbol penghormatan terakhir bagi seorang Bhayangkara yang telah menuntaskan pengabdiannya kepada bangsa dan negara.
Seluruh rangkaian upacara pemakaman kedinasan berakhir pada pukul 16.40 Wita dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Kepergian Almarhum Aipda Hassan Basrin Nggasi meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar Polres Ende dan masyarakat Kabupaten Ende.
Selamat jalan, Bhayangkara terbaik. Jasa, pengabdian, dan ketulusanmu akan selalu dikenang di bumi Tri Brata.
- Penulis: Rossa



Saat ini belum ada komentar