Evaluasi KDKMP Perkuat Ketahanan Pangan Masyarakat Indonesia
- account_circle arash
- calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
- visibility 25
- comment 0 komentar
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
NTT-KUPANG, – Dandim 1604/Kupang, Kolonel Inf Kadek Abriawan, S.I.P.,M.H.I didampingi Kaur Komsos Kodim 1604/Kupang, Kapten Inf Komang Budiana mengikuti rapat evaluasi percepatan pembangunan KDKMP yang dipimpin oleh Kaster Panglima TNI, Bambang Trisnohadi bersama Wakil Direktur PT Agrinas Pangan Nusantara, Trenggono. Kegiatan berlangsung di KDKMP Penkase Oeleta, Jalan Penkase 15, Kecamatan Alak, Kota Kupang, serta diikuti para Pangdam, Danrem, dan Dandim seluruh Indonesia melalui video conference. Selasa (26/05/2026).
Dalam arahannya, Letjen TNI Bambang Trisnohadi menyampaikan bahwa setelah 10 hari peluncuran program KDKMP oleh Presiden RI, saat ini telah terdapat 1.061 titik KDKMP yang beroperasi penuh dan sebanyak 34.817 titik masih dalam tahap pembangunan. Ia menekankan kepada seluruh jajaran Pangdam, Danrem, dan Dandim agar terus meningkatkan pengawasan pembangunan demi mencapai target dalam dua bulan ke depan tanpa mengabaikan kualitas bangunan.
Sementara itu, Wakil Direktur PT Agrinas Pangan Nusantara Mayjen TNI Trenggono menjelaskan bahwa KDKMP yang telah diresmikan wajib memiliki lima komponen utama, yakni listrik, air, Starling, gerai, dan point of sales kasir. Ia juga meminta seluruh satuan kewilayahan agar melaporkan progres pembangunan secara objektif dan apa adanya. Menurutnya, kualitas pembangunan harus menjadi prioritas utama agar koperasi dapat berfungsi optimal sebagai pusat distribusi pangan masyarakat.
Dalam sesi paparan, para Danrem dan Dandim menyatakan kesiapan mendukung penuh program strategis Presiden RI melalui percepatan pembangunan KDKMP. Disampaikan pula bahwa sejumlah KDKMP yang telah beroperasi mampu mencatat omzet harian hingga mencapai Rp12 juta. Meski demikian, masih terdapat beberapa kendala di lapangan, seperti perubahan data karyawan, keterbatasan penguasaan teknologi mesin kasir, hingga masalah jaringan internet yang akan segera dilengkapi oleh pihak PT Agrinas Pangan Nusantara.
Selain evaluasi pembangunan, Dansat Siber juga menyoroti meningkatnya eskalasi serangan digital dan pemberitaan negatif terkait KDKMP di media sosial maupun media online. Seluruh jajaran kewilayahan diminta aktif melakukan publikasi positif, memberikan klarifikasi cepat terhadap isu yang berkembang, serta mengoptimalkan distribusi konten dari wilayah masing-masing agar informasi positif lebih mudah menjangkau masyarakat. Kegiatan video conference ini bertujuan memantau progres pembangunan, mengidentifikasi kendala di lapangan, mempercepat operasional KDKMP, serta memperkuat sinergi TNI dalam mendukung program ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat. (Pendim1604)
- Penulis: arash

Saat ini belum ada komentar