Aksi Nyata Peduli Lingkungan, Babinsa Desa Musi Bersama Warga dan Aparatur Desa Kompak Bersihkan PESISIR Pantai
- account_circle arash
- calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
- visibility 14
- comment 0 komentar
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BULELENG – Menjaga kelestarian lingkungan pesisir bukan hanya menjadi tanggung jawab satu pihak, melainkan komitmen bersama seluruh elemen masyarakat. Semangat gotong royong inilah yang terpancar kuat di sepanjang pesisir Pantai Desa Musi, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng pada Jumat pagi (22/5/2026).
Sejak pukul 07.30 WITA, suasana pantai yang biasanya tenang mendadak ramai oleh aksi simpatik puluhan warga. Berbekal sapu lidi, karung sampah, dan pengait, mereka bahu-membahu dalam Kegiatan Bersih-Bersih Pantai Secara Serentak.
Aksi lingkungan ini dihadiri langsung oleh Bintara Pembina Desa (Babinsa) Musi, Serma I Putu Merta. Kehadiran personel TNI AD dari Koramil 1609-08/Gerokgak ini menjadi motor penggerak sekaligus penyuntik semangat bagi warga dan instansi terkait yang hadir di lokasi.
Kegiatan yang diinisiasi untuk menjaga estetika dan ekosistem laut ini mendapat dukungan penuh dari berbagai tokoh penting di Desa Musi. Berdasarkan pantauan di lapangan, hadir dalam kegiatan tersebut:
1. Perbekel (Kepala Desa) Desa Musi beserta jajaran staf desa yang mengomandoi jalannya aksi dari sisi pemerintahan.
2. Kelian (Ketua) Desa Adat Musi yang dalam hal ini diwakili oleh Sekretaris Adat Musi beserta para Prajuru (Pengurus) Adat, menunjukkan dukungan kuat dari tatanan adat.
3. Babinsa Desa Musi, Serma I Putu Merta.
4. Para Guru dan Tenaga Pendidik di wilayah Desa Musi, yang hadir membawa misi edukasi lingkungan.
Di sela-sela kegiatannya memungut sampah plastik yang terdampar di pasir pantai, Serma I Putu Merta menyampaikan bahwa aksi bersih-bersih ini merupakan bagian dari pembinaan teritorial sekaligus wujud kepedulian TNI terhadap kebersihan lingkungan di wilayah binaan.
“Pantai Desa Musi ini memiliki potensi yang luar biasa. Jika pantainya bersih, tidak hanya ekosistem laut yang terjaga, tetapi juga kenyamanan warga setempat dan wisatawan yang datang ke sini akan meningkat. Sampah plastik adalah musuh utama kita saat ini, dan jika tidak kita mulai dari sekarang, apa yang akan kita wariskan untuk anak cucu kita nanti?” ujar Serma I Putu Merta dengan penuh semangat.
Beliau juga menambahkan bahwa kehadiran pihak adat, pemerintah desa, hingga para guru menunjukkan bahwa kesadaran lingkungan di Desa Musi sudah berjalan ke arah yang sangat positif. Para guru yang hadir diharapkan dapat menularkan kebiasaan bersih ini kepada para siswa di sekolah.
Aksi yang berlangsung selama kurang lebih dua jam ini menyisir sepanjang garis Pantai Desa Musi. Fokus utama pembersihan adalah sampah-sampah non-organik seperti botol plastik, kemasan makanan, stereofom, dan sisa-sisa jaring nelayan yang rusak yang dapat membahayakan biota laut.
Dengan penuh kekompakan, seluruh peserta menyisir tiap jengkal pantai. Sinergi antara Babinsa yang berpakaian dinas, perangkat desa, prajuru adat, dan para guru menciptakan pemandangan gotong royong yang humanis dan sejuk dipandang. Di akhir kegiatan, puluhan karung berisi sampah plastik berhasil dikumpulkan untuk kemudian diangkut ke tempat pembuangan akhir (TPA) menggunakan kendaraan operasional desa.
Perbekel Desa Musi mengapresiasi tinggi kehadiran dan keaktifan Babinsa serta seluruh elemen masyarakat. Pihak desa berharap kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi agenda seremonial, melainkan pemantik bagi masyarakat luas untuk tidak lagi membuang sampah sembarangan, terutama ke laut.
Sekitar pukul 09.30 WITA, kegiatan bersih-bersih pantai serentak ini selesai dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Pantai Desa Musi kini tampak jauh lebih bersih, rapi, dan nyaman untuk dinikmati.
- Penulis: arash

Saat ini belum ada komentar