Babinsa Bersama Stakeholder Bahas Sistem Peringatan Dini Bencana Alam di Wilayah Huntara
- account_circle arash
- calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
- visibility 12
- comment 0 komentar
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Flores Timur – Dalam upaya memperkuat mitigasi dan pencegahan dini terhadap potensi bencana alam, Babinsa Koramil 1624-06/Tanjung Bunga Sertu Gusti Soetarto menghadiri kegiatan Pleno Draf Sistem Pencegahan Dini Early Warning System (EWS) yang diselenggarakan oleh Yayasan Pengkajian dan Pengembangan Sosial (YPPS), Jumat (15/05/2026).
Kegiatan yang berlangsung di wilayah hunian sementara (Huntara) 3 dan Huntara 4 tersebut membahas langkah-langkah mitigasi bencana banjir dan tanah longsor, khususnya pada kawasan rawan bencana yang ditempati masyarakat terdampak bencana alam.
Babinsa Koramil 1624-06/Tanjung Bunga, Sertu Gusti Soetarto, turut hadir bersama sejumlah unsur terkait, di antaranya perwakilan BPBD Kabupaten Flores Timur, Bhabinkamtibmas, Dinas Sosial Kabupaten Flores Timur, staf BMKG Gewayantana Flores Timur, pemerintah desa, Kelompok Siaga Bencana (KSB), serta perwakilan masyarakat desa terdampak bencana.
Dalam forum tersebut, dibahas pentingnya sistem pencegahan dini guna memetakan kondisi geografis dan topografis wilayah hunian sementara masyarakat agar potensi risiko bencana dapat diminimalisir sejak dini.
Pada kesempatan itu, Babinsa menyampaikan bahwa penanganan bencana alam membutuhkan kerja sama dan koordinasi yang baik dari seluruh elemen masyarakat maupun instansi terkait. Selain itu, kesadaran masyarakat dalam memahami tanda-tanda awal potensi bencana menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan sistem pencegahan dini.
“Kesiapsiagaan dan kepedulian seluruh lapisan masyarakat sangat diperlukan dalam menghadapi potensi bencana alam. Dengan kerja sama yang baik, maka risiko bencana dapat diminimalisir,” ujarnya.
Kegiatan pleno tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun sistem mitigasi bencana yang lebih efektif dan terpadu bagi masyarakat di wilayah rawan bencana Kabupaten Flores Timur.
(Pendim 1624)
- Penulis: arash

Saat ini belum ada komentar