Hadir di Tengah Warga, Babinsa Desa Pemuteran Kawal Kegiatan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM)
- account_circle Rossa
- calendar_month 37 menit yang lalu
- visibility 2
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BULELENG – Semangat gotong royong kembali membara di ujung barat Kabupaten Buleleng. Pada Minggu pagi (3/5/2026), Banjar Dinas Pala Sari, Desa Pemuteran, menjadi saksi bisu kolaborasi lintas sektor dalam rangka Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) yang diintegrasikan dengan program Kulkul PKK serta layanan Posyandu tahun 2026.
Hadir di tengah-tengah masyarakat, Babinsa Desa Pemuteran, Serka Komang Sumiarta, menunjukkan komitmen TNI dalam mendukung pembangunan desa dan pelestarian lingkungan. Kegiatan yang dimulai tepat pukul 07.00 WITA ini tidak hanya sekadar seremonial, melainkan aksi nyata menyentuh fasilitas umum pedesaan.
Agenda utama dalam aksi gotong royong kali ini adalah pembersihan ruas jalan utama menuju Setra (Kuburan) Desa Pemuteran. Mengingat pentingnya jalur ini bagi kegiatan adat dan keagamaan masyarakat setempat, Serka Komang Sumiarta bersama jajaran aparatur desa memfokuskan perhatian pada pembersihan sampah plastik.
Kami ingin memastikan bahwa jalur menuju tempat suci dan peristirahatan terakhir leluhur ini tetap asri dan bersih. Sampah plastik adalah musuh utama lingkungan kita, maka hari ini kita bersihkan secara tuntas agar tidak mencemari tanah desa kita yang indah,” ujar Serka Komang Sumiarta di sela-sela kegiatannya.
Uniknya, perhelatan BBGRM tahun 2026 ini dirancang berbeda. Pemerintah Desa Pemuteran mengintegrasikannya dengan program Kulkul PKK dan Posyandu. Integrasi ini bertujuan agar pesan-pesan kesehatan dan ketahanan keluarga dapat tersampaikan langsung kepada warga yang sedang melakukan aksi kerja bakti.
Pihak desa memanfaatkan momentum berkumpulnya warga untuk memberikan edukasi kesehatan serta memperkuat peran PKK dalam menggerakkan ekonomi kreatif berbasis rumah tangga.
Kehadiran Tokoh Kunci
Keberhasilan kegiatan ini tidak lepas dari koordinasi yang solid antar elemen desa. Turut hadir dalam kegiatan tersebut:
1. Kepala Desa Pemuteran, yang memberikan arahan strategis pembangunan desa.
2. Bendesa Adat Desa Pemuteran, sebagai simbol restu dan dukungan dari sisi adat.
3. Sekretaris Desa (Sekdes) Pemuteran, yang mengawal jalannya administrasi dan operasional.
4. Staf Desa Pemuteran, yang terjun langsung membantu teknis di lapangan.
5. Babinsa Desa Pemuteran, sebagai penggerak kedisiplinan dan keamanan wilayah.
Kepala Desa Pemuteran mengapresiasi kehadiran Babinsa yang senantiasa menjadi motor penggerak bagi warga. Sinergi antara TNI (Babinsa) dan Pemerintah Desa diharapkan terus terjalin erat untuk mewujudkan Pemuteran yang lebih bersih, sehat, dan mandiri di tahun 2026 ini.
Dengan berakhirnya pembersihan jalan menuju kuburan tersebut, kini akses masyarakat menjadi lebih nyaman dan bersih dari polusi plastik, mencerminkan identitas Desa Pemuteran sebagai salah satu destinasi wisata berbasis lingkungan yang tersohor di Bali.
- Penulis: Rossa



Saat ini belum ada komentar