Kasdim 1608/Bima Hadiri Festival Naskah dan Kebudayaan Bima Tahun 2026
- account_circle arash news
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 2
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kota Bima _ Pada Senin malam, 27 April 2026, Kasdim 1608/Bima Mayor Inf. Asep Okinawa Muas mewakili Dandim 1608/Bima menghadiri Festival Naskah dan Kebudayaan Bima Tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan Museum Asi Mbozo, Kelurahan Paruga, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Yayasan Museum Sampa Raja Bima dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bima ini mendapat dukungan dari Kementerian Kebudayaan RI serta dihadiri peserta dari berbagai unsur pemerintahan, akademisi, hingga tokoh budaya.
Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Samparaja Bima, Dr. Dwi Ratna Muchtisa, menegaskan pentingnya pelestarian naskah kuno sebagai warisan budaya yang menjadi fondasi kualitas sumber daya manusia daerah. Rangkaian acara ini juga bertujuan menumbuhkan kolaborasi dan inovasi positif bagi kemajuan masyarakat Bima dengan mengangkat nilai-nilai luhur budaya dan sejarah daerah yang tercermin dalam naskah-naskah leluhur.
Kasdim 1608/Bima juga menyoroti pentingnya naskah kuno Bima sebagai bagian dari ingatan kolektif nasional dan peninggalan berharga yang diakui hingga tingkat Asia. Kegiatan ini tidak sekadar seremonial, namun menjadi upaya nyata dalam menjaga dan mengembangkan identitas budaya yang menjadi aset strategis pembangunan daerah.
Penampilan seni budaya seperti tarian sanggar Paju Monca dan Kampolo mewarnai acara, sekaligus pembacaan manuskrip Kesultanan Bima yang menjadi pengingat akan masa kejayaan serta warisan intelektual leluhur. Festival berakhir pada pukul 22.35 Wita dengan suasana aman dan lancar, menegaskan sinergi antara Kodim Bima, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian budaya di tengah tantangan modernisasi.
Melalui kegiatan ini, Kasdim 1608/Bima bersama seluruh elemen terkait berharap generasi muda semakin mencintai dan melestarikan warisan budaya lokal sebagai modal penting dalam pembangunan berkelanjutan daerah Bima.
- Penulis: arash news



Saat ini belum ada komentar