Ayo Peduli! Pembangunan Jembatan Kayu Madu Demi Petani dan Generasi Muda
- account_circle arash news
- calendar_month 9 jam yang lalu
- visibility 3
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sumbawa, NTB – Minggu (26 April 2026) — Semangat kebersamaan kembali terlihat dalam pembangunan jembatan gantung di Dusun Kayu Madu, Desa Labuhan Badas, Kabupaten Sumbawa. Anggota Kodim 1607/Sumbawa bersama prajurit Yonif TP 835/SYB, Subdenzibang dan masyarakat setempat bahu-membahu melanjutkan pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang menjadi akses vital bagi warga.
Sejak pagi hari, personel TNI dan warga tampak kompak dan penuh semangat mengerjakan berbagai tahapan pembangunan. Di tengah terik matahari, mereka fokus melaksanakan pengecoran foot plat pada sisi tepi jauh jembatan, sebuah tahap krusial yang menentukan kekuatan dan ketahanan struktur. Suara adukan semen yang berpadu dengan canda tawa ringan di sela pekerjaan mencerminkan kekompakan serta tekad kuat untuk menuntaskan pembangunan demi kepentingan bersama.
Hingga saat ini, progres pengerjaan jembatan gantung tersebut telah mencapai sekitar 15 persen. Capaian ini menunjukkan tingginya semangat pengabdian kepada bangsa dan negara, baik dari prajurit TNI maupun masyarakat yang turut ambil bagian dalam pembangunan tersebut.
Jembatan Perintis Garuda ini memiliki peran penting sebagai penghubung utama antarwilayah, khususnya bagi para petani dalam mendistribusikan hasil pertanian serta bagi para pelajar yang setiap hari melintasi jalur tersebut untuk menuju sekolah.
Salah satu warga setempat mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas keterlibatan TNI dalam pembangunan jembatan tersebut. “Kami sangat terbantu dengan kehadiran bapak-bapak TNI. Pekerjaan menjadi lebih ringan dan cepat selesai. Jembatan ini sangat penting bagi aktivitas kami sehari-hari,” ujarnya.
Sementara itu, Dandim 1607/Sumbawa Letkol Kav Basofi Cahyowibowo, S.T., menegaskan bahwa keterlibatan TNI dalam pembangunan jembatan ini merupakan bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat.
“Kegiatan ini adalah wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami hadir tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga membantu mengatasi kesulitan masyarakat, termasuk dalam pembangunan infrastruktur seperti jembatan ini. Harapannya, keberadaan Jembatan Perintis Garuda dapat memperlancar aktivitas ekonomi warga dan mempermudah akses pendidikan bagi anak-anak kita,” ungkapnya.
Dengan semangat gotong royong yang terus terjaga, pembangunan Jembatan Perintis Garuda diharapkan dapat segera selesai dan menjadi simbol kebersamaan serta kepedulian antara TNI dan masyarakat dalam membangun daerah. (Pendim 1607/Sumbawa).
- Penulis: arash news



Saat ini belum ada komentar