Sinergi TNI dan Masyarakat Dukung Percepatan Pembangunan Jembatan Perintis Garuda
- account_circle arash news
- calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
- visibility 3
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
L*SERIRIT, (24/04/2026)* —Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di wilayah Kodim 1609/Buleleng terus berjalan secara bertahap dan terencana. Kegiatan difokuskan pada pembangunan jembatan gantung yang menghubungkan Desa Lokapaksa dengan Desa Ringdikit, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng. Proyek ini merupakan bagian dari upaya peningkatan infrastruktur wilayah guna memperkuat konektivitas antar desa serta memperlancar mobilitas masyarakat dalam mendukung pertumbuhan ekonomi di kawasan pedesaan.
Pada aspek pekerjaan fisik, sejumlah item kegiatan telah dilaksanakan dengan capaian yang bervariasi. Pekerjaan penggalian lubang anchor bentangan bawah telah mencapai 2%, sementara pemasangan bowplank untuk penggalian pondasi tapak di kedua sisi telah rampung 100%. Pekerjaan pemasangan batu gunung pada lantai dasar pilon dan pengecoran menunjukkan progres signifikan sebesar 37%. Selain itu, pemasangan besi cerucuk untuk pondasi tiang pylon serta besi angkur bandul telah mencapai 16%, yang menjadi bagian penting dalam memperkuat struktur dasar jembatan.
Pada bagian struktur pondasi, progres terus menunjukkan peningkatan baik di tepi dekat maupun tepi jauh. Pembesian pondasi tiang pylon dan bandul di tepi dekat mencapai 14%, dengan pengecoran sebesar 15%. Sementara itu, di tepi jauh, pembesian mencapai 9,5% dan pengecoran sebesar 11,5%. Kegiatan dropping dan pelangsiran material juga terus dilakukan guna mendukung kelancaran pekerjaan, dengan capaian 15% di tepi dekat yang meliputi pengiriman pasir, batu gunung, batu split, sirtu, papan cor, semen, dan besi. Adapun di tepi jauh, progres pelangsiran material mencapai 10%.
Secara teknis, panjang bentangan sungai yang menjadi lokasi pembangunan mencapai 50 meter, dengan panjang total jembatan direncanakan 60 meter. Titik koordinat prisma gugur telah ditetapkan secara presisi, yaitu pada tepi dekat di posisi 8,2209 LS dan 114,9324 BT, serta tepi jauh di posisi 8,2213 LS dan 114,9328 BT. Hingga saat ini, progres keseluruhan pembangunan Jembatan Perintis Garuda telah mencapai 17,5%. Rencana pekerjaan berikutnya akan difokuskan pada pembesian pondasi tiang pylon dan bandul di tepi jauh, pengerjaan lantai kerja, serta pelangsiran material tambahan untuk mempercepat pekerjaan di lokasi tersebut.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini melibatkan personel TNI AD sebanyak 8 orang yang terdiri dari 6 personel Koramil dan 2 personel Zibang, serta didukung oleh 12 orang masyarakat setempat, tanpa keterlibatan Tim VRI. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam situasi aman dan terkendali. Kondisi cuaca yang cerah sejak pagi hingga sore hari turut memberikan dukungan optimal terhadap kelancaran pekerjaan di lapangan. Diharapkan pembangunan jembatan ini dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah Kabupaten Buleleng.
- Penulis: arash news



Saat ini belum ada komentar