Monitoring Wilayah dan Pengamanan Ibadah, Wujud Kehadiran Koramil 1627 01 Ba’a di Tengah Masyarakat
- account_circle arash news
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 2
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Rote Ndao — Piket Koramil 1627 01 Ba’a kembali melaksanakan kegiatan monitoring wilayah dan pengamanan ibadah Minggu sebagai bentuk kehadiran aparat kewilayahan dalam menjaga situasi tetap aman, tertib, dan kondusif di tengah masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung pada hari Minggu, 19 April 2026, mulai pukul 07.00 sampai 08.25 Wita, bertempat di Gereja GMIT Efata Lekioen, Kelurahan Mokdale, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao.
Dalam kegiatan tersebut, personel yang melaksanakan tugas adalah Serka Ishak Manafe selaku piket Koramil 1627 01 Ba’a. Kehadiran aparat di lokasi ibadah merupakan bagian dari pelaksanaan tugas pembinaan teritorial, khususnya dalam memastikan aktivitas masyarakat dapat berlangsung dengan aman dan lancar, termasuk pada kegiatan keagamaan yang rutin dilaksanakan setiap hari Minggu.
Ibadah Minggu di Gereja GMIT Efata Lekioen dipimpin oleh Pdt. Theresia A. Sahlot. Dalam kesempatan itu, jemaat mengikuti rangkaian ibadah dengan khidmat dan tertib. Adapun tema firman yang disampaikan dalam ibadah tersebut adalah “Kebangkitan yang Membaharui Pengharapan” dengan pembacaan nas Alkitab dari 1 Petrus 1 ayat 3 sampai 12. Tema tersebut mengajak jemaat untuk memaknai kebangkitan sebagai sumber kekuatan rohani yang membangun pengharapan baru dalam kehidupan.
Pelaksanaan pengamanan ibadah ini menjadi salah satu wujud nyata kepedulian TNI AD melalui aparat teritorial terhadap kehidupan bermasyarakat, khususnya dalam menjamin rasa aman bagi warga yang menjalankan ibadah. Kehadiran Serka Ishak Manafe di tengah masyarakat tidak hanya menjalankan fungsi pengamanan, tetapi juga memperkuat hubungan yang harmonis antara aparat dan warga di wilayah binaan.
Selain melakukan pengamanan ibadah, kegiatan monitoring wilayah juga dilakukan untuk memantau situasi umum di sekitar lokasi kegiatan. Pemantauan ini penting guna mengantisipasi segala kemungkinan yang dapat mengganggu ketertiban dan kenyamanan masyarakat. Dengan adanya monitoring secara langsung di lapangan, aparat dapat mengetahui kondisi wilayah secara aktual sekaligus memperkuat deteksi dini terhadap perkembangan situasi di lingkungan sekitar.
Sepanjang kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Jemaat dapat mengikuti ibadah dengan tenang tanpa adanya gangguan yang berarti. Hal ini menunjukkan bahwa koordinasi, kesiapsiagaan, dan kehadiran aparat di tengah masyarakat memberikan dampak positif dalam menciptakan rasa aman, terutama pada kegiatan yang melibatkan banyak warga.
Kegiatan seperti ini juga mencerminkan peran aktif Koramil dalam mendukung terciptanya stabilitas wilayah. Tidak hanya fokus pada aspek keamanan, aparat teritorial juga hadir untuk membangun kedekatan sosial dengan masyarakat. Melalui pendekatan yang humanis, aparat dapat semakin dipercaya sebagai bagian dari unsur yang selalu siap membantu dan melayani warga dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan.
Monitoring wilayah dan pengamanan ibadah yang dilaksanakan oleh Piket Koramil 1627 01 Ba’a di Gereja GMIT Efata Lekioen menjadi bukti bahwa kehadiran aparat di lapangan memiliki arti penting dalam menjaga suasana damai di tengah kehidupan masyarakat. Dengan sinergi yang baik antara aparat dan warga, diharapkan situasi wilayah di Kabupaten Rote Ndao, khususnya di Kelurahan Mokdale dan sekitarnya, senantiasa terpelihara dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.
Demikian kegiatan monitoring wilayah dan pengamanan ibadah Minggu yang dilaksanakan oleh Piket Koramil 1627 01 Ba’a, dan dokumentasi kegiatan terlampir sebagai bagian dari laporan pelaksanaan tugas di lapangan.
- Penulis: arash news



Saat ini belum ada komentar