Penghormatan Terakhir Serma Umar, TNI dan Persit Bersatu Iringi Pemakaman Militer
- account_circle Rossa
- calendar_month Senin, 13 Apr 2026
- visibility 8
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Dompu, NTB – Suasana haru dan penuh khidmat menyelimuti prosesi pemakaman militer Almarhum Sersan Mayor (Serma) Umar, anggota Kodim 1614/Dompu, yang dilaksanakan pada Senin (13/04/2026) di Tempat Pemakaman Umum Mangelewa, Desa Soriutu, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu.
Upacara pemakaman militer ini merupakan bentuk penghormatan terakhir dari TNI AD atas dedikasi dan pengabdian almarhum selama berdinas sebagai prajurit. Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Danramil 1614-06/Manggelewa Kapten Kav M. Kasim, dengan Komandan Upacara Letda Inf Ilham, serta Perwira Upacara Kapten Cba Yusman.
Sekitar 150 orang hadir dalam prosesi tersebut, terdiri dari jajaran Kodim 1614/Dompu, unsur Forkopimcam, tokoh masyarakat, serta keluarga dan warga setempat. Turut hadir Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXVIII Kodim 1614/Dompu Ny. Anissa Janu Hendarto beserta anggota pengurus Persit yang memberikan dukungan moril kepada keluarga almarhum.
Upacara diawali dengan penyerahan jenazah dari pihak keluarga kepada TNI, dilanjutkan dengan rangkaian upacara militer yang tertib dan penuh penghormatan. Pembacaan riwayat hidup almarhum menjadi momen refleksi atas perjalanan panjang pengabdian beliau sejak mengikuti pendidikan militer hingga bertugas di berbagai satuan, termasuk di Kopassus dan Kodim 1614/Dompu.
Memasuki inti prosesi, jenazah diturunkan ke liang lahat dengan diiringi penghormatan senjata dan tembakan salvo sebagai simbol penghormatan terakhir kepada prajurit yang telah gugur. Inspektur Upacara kemudian melakukan penimbunan tanah pertama, diikuti oleh pihak keluarga.
Suasana semakin haru saat dilakukan peletakan karangan bunga dan penaburan bunga, sebagai bentuk penghormatan dan cinta terakhir kepada almarhum.
Dalam sambutannya, pihak Kodim 1614/Dompu menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam atas wafatnya Serma Umar. Almarhum dikenal sebagai prajurit yang memiliki dedikasi tinggi, loyalitas, serta pengabdian tanpa pamrih, baik kepada satuan maupun masyarakat.
“Kepergian almarhum merupakan kehilangan besar. Semoga seluruh amal bhakti beliau diterima oleh Allah SWT dan menjadi teladan bagi kita semua,” disampaikan dalam amanat upacara.
Pihak keluarga yang diwakili Drs. Sirnawan juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama hidup almarhum terdapat kesalahan, serta berharap doa dari seluruh pelayat.
Serma Umar, lahir pada 1 Oktober 1976, mengabdikan diri di TNI AD sejak tahun 1996. Selama kariernya, beliau pernah bertugas di satuan elit dan berbagai jabatan strategis di Kodim 1614/Dompu. Atas pengabdiannya, almarhum menerima sejumlah tanda jasa, di antaranya SL VIII Tahun, SL XVI Tahun, SL XXIV Tahun, SL Dharma Nusa, dan SL Eka Paksi Nararya.
Almarhum wafat pada Minggu (12/04/2026) di RSUD Dompu karena sakit, dan meninggalkan seorang istri serta satu orang anak.
Seluruh rangkaian kegiatan pemakaman militer selesai pada pukul 12.15 Wita dalam keadaan aman dan lancar. Kehadiran TNI dalam prosesi ini menjadi wujud nyata penghargaan negara atas jasa dan pengabdian prajuritnya, serta dukungan moril dari Persit kepada keluarga yang ditinggalkan.
(Pendim 1614/Dompu)
- Penulis: Rossa



Saat ini belum ada komentar