Pancarkan Pesona Kebaya Bali: Inovasi “Kembang Pucuk Bordir” dari Persit Kodam IX/Udayana Siap Gebrak Panggung PERSIT BISA 2026
- account_circle arash news
- calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
- visibility 5
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Denpasar – Membawa semangat kemandirian ekonomi dan pelestarian budaya, Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) PD IX/Udayana siap menampilkan inovasi unggulannya dalam ajang bergengsi Gebrak Panggung PERSIT BISA 2 Tahun 2026 yang akan digelar di Jakarta. Mengangkat keelokan wastra nusantara, fokus utama kali ini tertuju pada “Kembang Pucuk Bordir”, sebuah unit usaha kreatif yang lahir dari tangan dingin Ny. Kadek Ariasih, anggota Persit KCK Cabang XLI Yonzipur 18.
Kebaya Bali, yang dikenal sebagai simbol keanggunan sekaligus identitas spiritual perempuan di Pulau Dewata, kini bertransformasi menjadi produk bernilai ekonomi tinggi. Melalui Kembang Pucuk Bordir, Ny. Kadek Ariasih berhasil memadukan nilai tradisional dengan sentuhan modernitas yang kini kian diminati pasar nasional.
Berawal pada tahun 2010, Ny. Kadek Ariasih merintis usaha ini dengan niat tulus membantu perekonomian keluarga. Dimulai dari sistem produksi rumahan yang sederhana namun efektif, ia memberdayakan lima tenaga kerja lokal dengan dukungan enam mesin bordir.
“Kembang Pucuk Bordir adalah bukti bahwa peran sebagai istri prajurit dan ibu rumah tangga bukanlah hambatan untuk berinovasi. Fokus kami adalah kualitas dan detail motif yang mencerminkan kekayaan flora serta fauna Bali,” ujar Ny. Kadek Ariasih.
Setiap lembar kebaya yang dihasilkan merupakan karya seni yang lahir dari ketelatenan. Proses pengerjaannya memakan waktu tiga hingga empat minggu, mulai dari pembuatan pola manual, penyablonan tradisional menggunakan campuran talek, hingga proses pembordiran menggunakan benang sutera berkualitas tinggi.
Meskipun berangkat dari skala UMKM, Kembang Pucuk Bordir telah membuktikan daya saingnya. Dengan strategi “jemput bola” dan pemanfaatan media sosial melalui akun Instagram @kembang_pucuk_bordir, produk ini tidak hanya merajai pasar lokal di Bali dan pameran tetap di Art Center Denpasar, tetapi juga telah merambah bazar-bazar besar di Bandung hingga Jakarta.
Kini, dengan dukungan penuh dari Kodam IX/Udayana, Kembang Pucuk Bordir menjadi representasi kekuatan ekonomi kreatif Persit di wilayah Timur Indonesia. Kehadirannya di ajang PERSIT BISA 2 Tahun 2026 diharapkan tidak hanya memamerkan produk, tetapi juga menginspirasi seluruh anggota Persit di Indonesia untuk berani berwirausaha.
Keberhasilan Ny. Kadek Ariasih menjalankan peran ganda sebagai ibu rumah tangga, anggota Persit yang aktif, sekaligus pengusaha sukses menjadi poin krusial yang diusung Kodam IX/Udayana. Inovasi ini menegaskan bahwa Persit mampu berkontribusi nyata bagi masyarakat melalui pengembangan UMKM yang tekun dan inovatif.
Dengan komitmen terhadap kualitas dan pelestarian nilai kesopanan dalam berbusana, Kembang Pucuk Bordir siap membuktikan bahwa warisan budaya Bali mampu bersinar di panggung nasional, membawa harum nama Kodam IX/Udayana dalam semangat PERSIT BISA: Berinovasi, Inspiratif, Santun, dan Amanah.
- Penulis: arash news



Saat ini belum ada komentar